(Taiwan, ROC) --- Hingga hari ini Taiwan masih belum menerima undangan untuk menghadiri Sidang Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly, WHA). Pada tanggal 15 Mei 2024, Menteri Luar Negeri (MOFA), Joseph Wu (吳釗燮), mengatakan bahwa kesulitan untuk berpartisipasi tahun ini masih sangat tinggi.
Namun demikian, dia menekankan bahwa Taiwan terus aktif berusaha mendapatkan bantuan dan dukungan dari lebih banyak negara. Menurutnya, jumlah negara yang memberikan dukungan sekarang lebih banyak dan levelnya lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, serta dukungan di ranah opini publik juga sangat kuat.
MOFA menyatakan bahwa pemerintah terus memperluas upaya untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat internasional, dan mendesak Sekretaris Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengakui kemampuan profesional dan kontribusi Taiwan, serta risiko dari mengecualikan Taiwan dari sistem kesehatan global.
Menteri Joseph Wu juga mengatakan bahwa upaya mendapatkan dukungan, termasuk meminta negara-negara sahabat dan negara dengan pandangan yang serupa untuk berbicara dengan sekretariat WHO, memperkuat pengakuan internasional, dan membentuk "Tim Aksi WHO" guna menyampaikan tuntutan dan kontribusi profesional Taiwan.
Joseph Wu mengatakan, "Negara yang kita dapatkan dukungannya lebih banyak dan levelnya lebih tinggi dari sebelumnya, ini adalah hal yang menggembirakan. Terutama dalam opini publik, kita memiliki banyak teman baik di parlemen berbagai negara demokrasi yang sangat mendukung partisipasi Taiwan dalam kegiatan WHO, dan mereka terus menunjukkan dukungan mereka dalam berbagai cara. Saya percaya bahwa dukungan opini publik tahun ini akan sangat kuat."
Baru-baru ini, pada KTT Demokrasi di Kopenhagen, "Inter-Parliamentary Alliance on China Policy" mengumumkan akan menyelenggarakan pertemuan tahunannya di Taiwan.
Menanggapi kabar di atas, Menteri Joseph Wu, menyatakan bahwa pertemuan tersebut direncanakan akan berlangsung pada bulan Juli mendatang. Ia menyampaikan kegembiraannya atas dukungan para anggota parlemen dari negara-negara demokrasi terhadap Taiwan, dan sangat berterima kasih kepada mereka karena mengadakan pertemuan tahunan dalam rangka mendukung Taiwan.
Seorang anggota Yuan Legislatif menanyakan posisi pemerintah terhadap Laut Tiongkok Selatan. Dalam responsnya, Joseph Wu menegaskan kembali bahwa kepulauan di Laut Tiongkok Selatan adalah bagian dari wilayah nasional, dan Taiwan memiliki hak atas pulau-pulau tersebut dan perairan terkait berdasarkan hukum internasional dan hukum laut.
Taiwan juga mendukung kebebasan navigasi dan penerbangan, dan menekankan bahwa setiap sengketa harus dipecahkan melalui cara-cara damai. Joseph Wu menambahkan bahwa posisi ini tidak berubah.