(Taiwan, ROC) - Taiwan menempati posisi geopolitik penting dan perkembangannya membutuhkan banyak talenta dengan visi dan perspektif global yang akrab dengan perubahan politik dan ekonomi. Didirikannya Akademi Ekonomi Politik Internasional diharapkan bisa terus mempromosikan inovasi dan peningkatan industri Taiwan, juga dapat menumbuhkan talenta kepemimpinan global di berbagai bidang.
Demikian diungkapkan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) saat menghadiri upacara peresmian Akademi Ekonomi Politik Internasional di kampus National Taiwan University (NTU) yang berlokasi di Xuzhou Road, Taipei pada Senin pagi, yang juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan Pan Wen-chung (潘文忠), Ketua Dewan Pembangunan Nasional Kung Ming-hsin (龔明鑫), dan perwakilan-perwakilan dari perusahaan pendana.
Dalam sambutannya, Presiden Tsai mengatakan, "Saya berharap ke depannya alumni Akademi Ekonomi Politik Internasional bisa menjadi pemimpin di dunia akademis dan industri, dan terus mempromosikan inovasi dan peningkatan industri Taiwan. Saya percaya bahwa talenta yang akan dikembangkan oleh perguruan tinggi internasional ini di masa depan bukan hanya presiden, namun juga pemimpin global. Mereka akan menjadi pemimpin yang luar biasa tidak hanya di sektor politik, tetapi juga di semua bidang."
Kepala Sekolah NTU Chen Wen-chang (陳文章) menekankan, generasi baru pemimpin politik, ekonomi dan keuangan juga harus memahami teknologi baru, keuangan, sejarah dan budaya, serta memiliki perspektif internasional, maka dalam proses persiapannya pendapat telah dikumpulkan dari wakil-wakil setiap fakultas dan departemen, serta dari perusahaan-perusahaan pendana.
Menurut Chen, rencana awal adalah membuka tiga departemen pokok yaitu "Ekonomi Politik", "Keuangan", dan "Kepemimpinan dan Manajemen", yang mencakup delapan program gelar, termasuk gelar sarjana, magister dan doktoral, serta penyediaan kelas kredit dan lokakarya.
Saat ini, lanjutnya, NTU juga sedang bekerja sama dengan Universitas Waseda Jepang, Universitas Harvard, Universitas Georgetown di Amerika Serikat, dan Institut Ilmu Politik Paris (Sciences Po) di Prancis, untuk membahas konten kerja sama yang lebih substantif.
Akademi Ekonomi Politik Internasional didirikan oleh NTU sesuai dengan "Peraturan Inovasi tentang Kerja Sama Industri-Akademik dan Pengembangan Bakat di Bidang Utama." Sekolah ekonomi politik pertama di Taiwan yang sepenuhnya berbahasa Inggris ini meraih persetujuan dari Kementerian Pendidikan pada bulan Februari, dan menerima pendanaan dari total tujuh perusahaan di berbagai bidang, seperti TSMC, Fubon Financial, Cathay Financial, dan Minsheng Medical Systems.