(Taiwan, ROC) – Pemerintahan baru akan mulai menjabat pada tanggal 20 Mei mendatang. Berdasarkan data dari Wadah Pemikir Partai Kuomintang, Yayasan Kebijakan Nasional (NPF) pada hari ini (3/5) merilis topik yang menjadi perhatian masyarkat, sebanyak 5 volume suara negatif terbesar di internet adalah pembatalan hukuman mati, hubungan lintas selat, reformasi parlemen, penipuan internet, dan kebijakan energi. Di antaranya, volume suara negatif terkait pembatalan hukuman mati mencapai hampir 90%. Partai Kuomintang (KMT) menuntut penentuan penangguhan atau pencabutan hukuman mati harus ditentukan oleh Yuan Legislatif sesuai dengan opini publik. KMT juga meminta Presiden Lai Ching-te (賴清德) untuk merespons topik yang menjadi perhatian publik selama pidato nasional agar tidak mengecewakan harapan rakyat.
Ketua Partai KMT dan juga Chairman NPF, Eric Chu (朱立倫) menyatakan bahwa seluruh rakyat berharap agar pemerintahan baru dapat mengkoreksi ketidakadilan, pelanggaran konstitusi, dan kebijakan-kebijakan yang salah di masa lalu. Kali ini, hampir sebanyak 30 keprihatinan terbesar rakyat serta tuntutan yang konkret dari partai oposisi diajukan, dan meminta pemerintahan baru untuk memberikan tanggapan yang jelas.
Yuan Legislatif memutuskan untuk membekukan kenaikan harga listrik, sementara Yuan Eksekutif meyakini bahwasanya keputusan evaluasi harga listrik harus dilaksanakan sesuai hukum. Eric Chu (朱立倫) menunjukkan, Partai Progresif Demokrat (DPP) menyatakan bahwa ini sesuai dengan Undang-Undang Industri Listrik, tetapi jika opini publik menuntut perubahan hukum industri listrik dengan keras, dan jikalau ke depannya Yuan Legislatif mengesahkannya, maka perlu mematuhi ketentuan hukum.