(Taiwan, ROC) - Pertemuan fisik Inisiatif Perdagangan Abad ke-21 Taiwan-Amerika Serikat tahap kedua diadakan di Taipei hari Senin. Pertemuan yang dijadwalkan digelar selama lima hari ini akan fokus pada masalah ketenagakerjaan, pertanian dan lingkungan, di mana pihak Taiwan dan AS diperkirakan akan mengumumkan poin-poin penting masing-masing pihak.
Yang Jen-ni (楊珍妮), wakil kepala negosiator Kantor Negosiasi Ekonomi dan Perdagangan Yuan Eksekutif, mengatakan dalam sebuah wawancara sebelum pertemuan bahwa dia akan berusaha sekerasnya untuk melancarkan ekspor produk pertanian Taiwan ke Amerika Serikat.
Yang mengaku bahwa negosiasi tahap kedua memang lebih merumitkan. Dia mengatakan, “Semua orang tahu bahwa baik itu ketenagakerjaan, pertanian, lingkungan, aspek hukum, aspek praktis, maupun aspek internasional, setiap negara itu berbeda. Kita perlu berkomunikasi dan memahami perbedaan hukum satu sama lain."
Perihal laporan bahwa delegasi AS akan mengungkit masalah keamanan pangan dalam negosiasi kali ini, Yang tidak banyak berkomentar, hanya mengatakan semuanya akan dibicarakan setelah negosiasi berakhir.
Selain Yang, yang mewakili Taiwan dalam pertemuan kali ini juga mencakup sekitar 50 pejabat dan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perekonomian, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, Komisi Pengawas Keuangan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Komisi Maritim.
Sementara rombongan AS dipimpin oleh Terry McCartin, asisten perwakilan perdagangan untuk urusan Tiongkok, Mongolia dan Taiwan, dan dihadiri oleh pejabat dari Institut Amerika di Taiwan (AIT) serta kementerian dan komisi terkait.