(Taiwan, ROC) -- Delegasi Liga Demokrat Liberal Ukraina (Liberal Democratic League of Ukraine/LDLU) berkunjung ke Radio Taiwan Internasional (Rti) pada hari ini 27 April 2024. Kedua belah pihak bertukar pandangan tentang pertukaran penyiaran, ketahanan media dan rekonstruksi pasca perang. Chairperson Rti Cheryl mengemukakan bahwa sebagai salah satu dari dua media di Asia Timur yang memiliki program siaran berbahasa Ukraina, Rti akan terus memmerhatikan situasi di Ukraina, memperkuat konten pemberitaan, menjaga nilai-nilai demokrasi, dan meningkatkan persahabatan Taiwan-Ukraina.
Termasuk Yevheniia Fedotova, Wakil Ketua LDLU, Mariia Makarovych, perwakilan Kantor Persatuan Asia Timur dan editor Suara Ukraina (Ukrainian Voices), Agiya Zagrebelska, perwakilan National Agency Curruption prevention on Ukraine, dan Uliana Dzurliak, perwakilan Right Room Foundation, mereka berkunjung ke Radio Taiwan Internasional (Rti) pada hari ini, Sabtu 27 April 2024. Kedatangan delegasi ini sambut langsung oleh Chairperson Rti Cheryl Lai beserta jajaran Rti terkait lainnya, selain itu rombongan juga menerima wawancara dari penyiar Bahasa Ukraina.
Chairperson Rti membeberkan, sejak terbentuknya Rti Bahasa Ukraina, banyak anggota Kongres internasional, diplomat, lembaga pemikir dan media yang peduli dengan urusan Ukraina, termasuk Kedutaan Besar Ukraina di Jepang, memberi perhatian besar pada informasi terkait. Hal ini menunjukkan bahwa sahabat internasional telah memahami sepenuhnya dukungan Taiwan terhadap Ukraina. Rti juga berharap
melalui bantuan Uni Demokratik Bebas Ukraina, Rti dapat menjalin hubungan dengan pemerintah, ormas dan media Ukraina agar
informasi dan dukungan dari Taiwan dapat sampai ke Ukraina sehingga dapat memperdalam persahabatan antara Taiwan dan Ukraina.
Cheryl Lai mengemukakan, Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat Amerika Serikat baru-baru ini mengesahkan rancangan undang-undang program bantuan militer untuk Ukraina dan Taiwan, RUU tersebut ditandatangani oleh Presiden AS Joe Biden, hal ini yang dengan jelas menunjukkan bahwa Taiwan dan Ukraina adalah aliansi yang memiliki nilai-nilai demokrasi yang sama; yang terbaik adalah menjaga nilai-nilai demokrasi, " Kami tidak akan melupakan niat awal kami." tutur Chairperson Rti Cheryl Lai dan menekankan Rti akan bekerja lebih keras untuk memperkaya isi laporan berbahasa Ukraina dan terus memperhatikan situasi di Ukraina.
Delegasi LDLU yang datang juga menyampaikan sambutan hangat atas pertukaran kedua pihak, termasuk kerja sama lebih lanjut dalam podcast, program radio, dan lainnya. Ia juga menyampaikan dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Ukraina menjadi tertarik pada Taiwan, dan mereka berharap melalui kerja sama antara kedua belah pihak, maka akan lebih banyak orang Ukraina yang mengetahui makna Taiwan yang sebenarnya. Selain itu, dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga bertukar pandangan mengenai topik-topik seperti rekonstruksi Ukraina pasca perang, cara memperkuat ketahanan media, dan memerangi disinformasi.
Persatuan Demokrasi Bebas Ukraina yang didirikan pada tahun 2015 ini merupakan kelompok politik yang dipimpin oleh kaum muda. Organisasi ini telah mempromosikan konsep demokrasi dan kebebasan di Ukraina dan internasional selama bertahun-tahun. Selain mendukung gerakan demokrasi di Hong Kong, mereka juga mendukung gerakan demokrasi mendirikan Forum Ukraina+Taiwan pada tahun 2022. ", memperkuat pemahaman dan kerja sama antara Taiwan dan Ukraina, serta berbagi informasi tentang Taiwan kepada masyarakat Ukraina. Selama berada di Taiwan, rombongan delegasi juga akan mengunjungi partai politik, dan masyarakat dari semua lapisan masyarakat, serta berpartisipasi dalam simposium internasional untuk berbagi bagaimana Ukraina mencari dukungan internasional dan memperkuat ketahanan demokrasi di masa-masa sulit.