(Taiwan, ROC) -- Saat bertemu dengan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Lituania, Mantas Adomėnas pada hari ini (18/4) Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, Taiwan dan Lituania telah beberapa kali melakukan pertukaran pengalaman pencegahan berita hoax dan keamanan informasi data, bersama-sama menjaga nilai kebebasan demokrasi, selain itu pemerintah Lituania juga telah beberapa kali menyatakan memerhatikan keamanan Selat Taiwan serta mendukung Taiwan untuk dapat berpartisipasi dalam kancah internasional, diyakini kekuatan kerja sama antara Taiwan dan Lituania dapat memperkuat kubu demokrasi dan memberikan kontribusi bagi kemakmuran global.
Presiden Tsai Ing-wen pada tanggal 18 April menemui mantan Wamenlu Lituania Mantas Adomėnas bersama dengan rombongan Think Tank, pada kesempatan ini pertama-tama Presiden Tsai menyampaikan bahwa kali ini kembali menyambut kedatangan Mantas Adomenas ke Taiwan, dan mewakili seluruh rakyat Taiwan menyampaikan terima kasih atas bantuan sebesar Euro 50.000 dari pemerintah Lituania untuk rekonstruksi wilayah terkena gempa beberapa waktu lalu di Taiwan.
Presiden Tsai juga menyampaikan terima kasih kepada Mantas Adomėnas yang memberikan dukungan bagi Taiwan selama beberapa tahun ini, seperti dengan status sebagai wakil ketua tim Persahabatan Taiwan Kongres Lituania pada tahun 2020, telah mengumpulkan lebih dari 200 orang Lituania dari berbagai bidang dan jenjang untuk bersama-sama menyerukan himbauan kerja sama pemerintah Lituania dengan Taiwan. Selama Mantas Adomėnas menjabat sebagai wakil menteri luar negeri, selain dengan aktif mengerakan pemerintah Lituania dalam pemberian sumbangan vaksin kepada Taiwan, juga membantu dalam pendirian kantor perwakilan di Taiwan dan Lituania, sehingga jalinan hubungan kedua belah pihak semakin akrab.
Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, beberapa tahun terakhir ini Taiwan dan Lituania semakin sering melakukan pertukaran pengalaman dalam hal perlindungan data informasi dan pencegahan berita hoax, bersama-sama menjaga nilai kebebasan demokrasi, sedangkan pemerintah Lituania dan kongresnya juga telah berkali-kali menyampaikan bahwa mereka mementingkan kestabilan perdamaian Selat Taiwan, dan mendukung Taiwan untuk dapat berpartisipasi dalam kancah internasional, berharap Taiwan dan Lituania dapat terus memperdalam jalinan kemitraan. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya percaya, kerja sama antara Taiwan dan Lituania tidak saja dapat memperkuat kbutu demokrasi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan kemakmuran global, saya ingin mengajak semua tamu undangan terus memberikan pengaruh dan memperluas pertukaran dalam berbagai bidang antara Taiwan dan Lituania.”
Dalam kata sambutannya Mantas Adomėnas menyampaikan, kesulitan yang dihadapi dalam sejarah Lituania dan Taiwan sangat mirip, oleh karena itu dapat saling mengerti bagaimana perasaan tidak diakui kedaulatannya. Mantas Adomėnas mengemukakan, dulu Taiwan mendukung negara-negara Baltik seperti termasuk penjajahan Lituania, Taiwan memberi dukungan bagi kedaulatan dan kemerdekaan Lituania, ini merupakan hal yang sangat indah. Sedangkan keinginan Taiwan untuk mendapat pengakuan internasional terhadap kedaulatan dan independennya, agar semua melihat keinginan rakyat Taiwan untuk mempertahankan kehidupan sekarang ini, Taiwan adalah pulau yang benar-benar bebas, merupakan mercusuar hak asasi manusia, dan juga merupakan kawasan percontohan untuk memberitahukan dunia bahwa nilai seperti ini harus terus dipertahankan.