(Taiwan, ROC) -- Presiden Tsai Ing-wen pada hari Selasa ini (9/4) saat meninjau “Pusat Pendidikan Investigasi Kejahatan Berteknologi”, “Gedung Baru Asrama Siswa Baru” di Taiwan Police College, Beliau mengatakan tugas polisi, pemadam kebakaran dan penjaga pantai adalah aparat keamanan sosial, kekuatan pertahanan nasional yang penting, saat ini Taiwan tengah terimbas bencana gempa, Ia sangat berterima kasih kepada setiap petugas yang berkontribusi dan pemerintah akan belanjut memberikan sokongan besar kepada semua masyarakat, juga diharapkan perkembangan teknologi baru untuk membina siswa kepolisian, agar di masa mendatang semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat dan menjadi kekuatan yang terandalkan.
Presiden Tsai Ing-wen pada hari Selasa ini (9/4) didampingi Mendagri Lin Yu-chang (林右昌), Ditjen Kepolisian Huang Ming-zhao (黃明昭) berkunjung ke Taiwan Police College untuk meninjau “Pusat Pendidikan Investigasi Kejahatan Berteknologi” dan “Gedung Baru Asrama Siswa Baru”.
Presiden Tsai Ing-wen dalam sambutannya menyampaikan, 4 tahun yang lalu berkunjung Taiwan Police College untuk menghadiri ulang tahun sekolah ke-75 tahun, pada hari ini kembali untuk meresmikan gedung asrama baru, ia menyaksikan sekolah ini terus berkembang maju dan memberikan lingkungan kondusif kepada siswa, mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih kepada polisi, pemadam kebakaran, penjaga pantai atas kontribusi mereka.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, tugas pekerjaan polisi, pemadam kebakaran dan penjaga pantai berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat, mengemban tugas menjaga keamanan sosial, menjadi kekuatan nasional yang penting, terutama dampak buruk akibat gempa yang terjadi di Taiwan pekan lalu. Sebagian besar polisi, pemadam kebakaran dan penjaga pantai terlibat memberikan penyelamatan, Beliau bermaksud menyampaikan terima kasih atas kontribusi yang diberikan, sementara pemerintah beberapa tahun juga telah menaikkan tunjangan kepada polisi, pembatasan jam lembur, perbaikan asrama, semua diharapkan ada perbaikan dukungan yang diberikan untuk polisi dan petugas damkar.
Presiden Tsai In-wen lebih lanjut mengatakan, menghadapi metode kriminal yang terus berubah, maka pada hari ini dibentuk “Pusat Pendidikan Investigasi Kejahatan Berteknologi” bertujuan agar berakar dari pendidikan , meningkatkan kualitas keamanan, teknologi pemantauan keamanan informasi, mencari solusi yang lebih tepat untuk memerangi metode-metode tindakan kejahatan baru, menjaga keamanan dan ketertiban sosial.
Presiden Tsai Ing-wen juga mengapresiasi kepada Taiwan Police College, mengemban tugas mendidik SDm muda, menyokong SDM muda, dalam lingkungan pendudukan mengembangkan ketrampilan baru, memantau nadi kehidupan masyarakat agar pendidikan dan ketrampilan dapat dikembangkan secara serentak, sedangkan pemerintah juga berlanjut memberikan sokongan kepada polisi, petugas damkar dan penjaga pantai. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Jika meletakkan fondasi yang baik untuk perkembangan masa depan mereka, maka baru dapat memberikan lingkungan yang semakin aman bagi masyarakat. Terakhir saya juga ingin berterima kasih kepada semua rekan yang bertugas membantu membina SDM muda, pemerintah akan berlanjut menyokong semuanya, juga berharap agar mereka-mereka menjadi kekuatan keamanan yang terandalkan dan paling aman.”
Mendagri Lin Yi-chang mengatakan, berterima kasih kepada Presiden tsai Ing-wen dalam beberapa terakhir ini sangat memerhatikan Taiwan Police College, memberikan fasilitas sekolah yang semakin memadai, memberikan lingkungan pendidikan kepolisian yang kondusif.
Mendagri Lin Yu-chang mengemukakan, pada hari ini peresmian gedung asrama kepolisian dengan dana pembangunan mencapai NT$ 940 juta, dijadwalkan akan dihuni pada bulan Agustus mendatang. Selain itu, dalam rangka memerangi modus kejahatan baru, pemerintah juga menganggarkan dana senilai NT$ 125 juta lebih untuk membentuk “Pusat Pendidikan Investigasi Kejahatan Berteknologi”, berfungsi sebagai alat pendidik penting untuk membina SDM pencegahan kriminal berteknologi, di masa mendatang siswa akademi ini akan mendapat pelatihan ini, dengan kekuatan pendeteksi kejahatan berteknologi dan diyakini akan pencegahan terhadap tindakan kriminal semakin efektif.