(Taiwan, ROC) -- Untuk melindungi keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat, serta memperkuat aksi penyelamatan pemerintah daerah saat terjadi bencana di kala perang, Kementerian Pertahanan Nasional (MND) mengumumkan Latihan Mobilisasi Pertahanan Nasional, Pencegahan, dan Penyelamatan Bencana (Min’an No.10) tahun 2024 akan diadakan mulai 11 April mendatang. Penanganan akan dilakukan oleh pemerintah kota dan kabupaten dari 11 wilayah, termasuk Kota Taoyuan.
MND mengumumkan jadwal latihan pertahanan sipil yang akan digelar oleh pemerintah kota dan kabupaten pada tanggal 1 April. Latihan oleh Pemerintah Kota Taoyuan akan digelar pada 11 April, Kabupaten Nantou pada 18 April, Kabupaten Changhua pada 25 April, Kabupaten Pingtung pada 2 Mei, Kabupaten Chiayi pada 9 Mei, Kabupaten Miaoli pada 16 Mei, Kabupaten Hsinchu pada 6 Juni, Kabupaten Yilan pada 13 Juni, Kabupaten Yunlin pada 20 Juni, Kota New Taipei pada 23 Juli, dan Kota Kaohsiung pada 25 Juli.
Hanya latihan dari Pemerintah Kota New Taipei yang diselenggarakan pada hari Selasa, 23 Juli, sementara wilayah 10 wilayah lainnya diselenggarakan pada hari Kamis. MND mengumumkan bahwa jadwal dan lokasi latihan-latihan tersebut akan diumumkan secara terpisah sebelum latihan.
Menurut laporan MND yang diserahkan ke Yuan Legislatif pada bulan Maret, tahun ini Latihan Min’an No.10 adalah untuk meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam menanggapi bencana di masa damai dan masa perang. Selain itu, juga ada penambahan masyarakat di wilayah potensial untuk bekerja sama dalam latihan terkait, memperkuat promosi penanggulangan darurat. Sebagai tambahan, untuk mempertajam langkah-langkah darurat seperti melawan disinformasi dan memperkuat perlindungan keamanan informasi, para ahli dan sarjana di bidang pencegahan bencana, keuangan, dan keamanan informasi untuk pertama kalinya diundang untuk berpartisipasi dalam observasi dan memberikan saran profesional sebagai referensi untuk keputusan selanjutnya.
Laporan MND juga menunjukkan, bahwa Latihan Militer Wan An No.47 tahun ini rencananya akan digelar pada 22 – 25 Juli. Pemerintah daerah akan memilih dua kabupaten (kotamadya, kota, wilayah) untuk mengimplementasikan evakuasi masyarakat dan pengungsi. Fokusnya ada pada subjek, seperti verifikasi pembukaan tempat perlindungan evakuasi pertahanan udara secara aktif dan pendirian stasiun bantuan bagi korban bencana selama masa perang untuk memperdalam kesadaran masyarakat akan pertahanan udara.