(Taiwan, ROC) – “Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Demokrasi (Summit for Democracy)” yang ketiga telah digelar di Korea Selatan pada tanggal 18 – 20 Maret 2024, dengan tema “Democracy for Future Generations (Demokrasi untuk Generasi Mendatang)”. Menteri Urusan Perkembangan Digital (MODA), Audrey Tang (唐鳳) berpartisipasi dalam video rekaman dan Liang Kuang-chung (梁光中) yang merupakan perwakilan Taiwan di Korea Selatan, juga diundang hadir dalam beberapa pertemuan terkait serta berpartisipasi dalam KTT secara daring. Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) menyampaikan pada hari ini (21/3), bahwa Taiwan menganut prinsip profesionalisme, pragmatisme dan kontribusi dalam berpartisipasi dalam komunitas internasional, dan ke depan akan terus memanfaatkan keunggulannya, memperdalam kerja sama dengan negara-negara yang memiliki konsep dan bersama-sama mempertahankan nilai-nilai demokrasi.
Terkait dengan partisipasi Taiwan dalam KTT untuk Demokrasi, MOFA menyampaikan, bahwa Menteri Audrey Tang diundang untuk memberikan pidato di sesi kedua dalam diskusi pakar meja bundar. Dalam video tersebut, Menteri Tang menjelaskan bahwa Taiwan telah menggunakan kekuatan kokreasi dan teknologi, secara sukses menangkal serangan di dunia maya dan serangan kognitif. Ia menekankan, bahwa hanya dengan mengikuti jalur demokrasi yang transparan dan terbuka kita dapat secara efektif mengatasi masalah moral, politik, dan sosial yang disebabkan oleh teknologi baru.
Kemenlu mengatakan, pemilu Taiwan tahun ini berjalan dengan lancar, kembali menyuarakan kepada dunia bahwa pemerintahan demokrasi Taiwan stabil dan matang, dan Taiwan memanfaatkan kesempatan untuk ikut bergabung dalam Konferensi Tingkat Tinggi Demokrasi (Summit for Democracy), bersama komunitas internasional berbagi teknologi baru untuk mempertangguh ketahanan demokrasi secara nyata, Taiwan bersikap profesional, pragmatis dan berkontribusi untuk internasional, juga mendapat sambutan hangat dan pengakuan dari internasional. Juru bicara Kemenlu Jeff Liu mengatakan, “Taiwan berlanjut berpegang teguh pada nilai-nilai demokrasi kebebasan, aktif bekerja sama dengan negara-negara yang memiliki pandangan sepaham, berkomitmen menjaga demokrasi dunia dan regional.”
Kemenlu mengatakan, Menlu Anthony Blinken memberikan ceramah dengan tema “Building A More Resilient Information Environment”, ia juga mengingakan dalam menanggapi berita hoaks dan ketangguhan pertahanan, secara terbuka menyampaikan keyakinan terhadap ketangguhan demokrasi Taiwan dalam menanggapi berita palsu, hal ini menunjukkan hasil perkembangan demokrasi Taiwan mendapat sorotan masyarakat dunia.