History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

AS Bekerja Sama Secara Erat dengan 3 Negara Kepulauan Pasifik untuk Membantu Memperkuat Hubungan Diplomatik Taiwan & Mencegah Rayuan RRT

  • 15 March, 2024
  • 陳柏萇
AS Bekerja Sama Secara Erat dengan 3 Negara Kepulauan Pasifik untuk Membantu Memperkuat Hubungan Diplomatik Taiwan & Mencegah Rayuan RRT
AS Bekerja Sama Secara Erat dengan 3 Negara Kepulauan Pasifik untuk Membantu Memperkuat Hubungan Diplomatik Taiwan & Mencegah Rayuan RRT

 (Taiwan, ROC) – Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terus menggunakan diplomasi ekonomi untuk menyerang Taiwan di wilayah strategis Pasifik Selatan. Asisten Menteri Luar Negeri untuk Wilayah Asia Timur dan Pasifik, Daniel Kritenbrink pada Kamis (14/3) menyampaikan, Amerika Serikat (AS) dan Taiwan telah menjalin kerja sama erat dengan beberapa sekutu yang tersisa di wiilayah tersebut, yakni: Tuvalu, Palau, dan Kepulauan Marshall untuk memastikan kebutuhan ketiga negara tersebut terpenuhi dan untuk menghalangi upaya Negeri Tirai Bambu dalam memanipulasi wilayah tersebut.

Komite Hubungan Luar Negeri Senat Federal Amerika Serikat (AS) mengadakan dengar pendapat tentang “Strategi AS di Wilayah Kepulauan Pasifik”, dengan kehadiran pejabat-pejabat seperti Daniel Kritenbrink. Dengar pendapat ini berfokus pada persaingan antara AS dan RRT di wilayah terkait, dan telah mengungkit Taiwan sebanyak beberapa kali. Anggota Partai Republik Pete Ricketts merasa prihatin tentang pemahaman Departemen Luar Negeri terhadap situasi hubungan diplomatik Taiwan.

Daniel Kritenbrink saat menanggapi terhadap perubahan sikap Nauru setelah pemilihan umum di Taiwan pada bulan Januari, menyatakan bahwa Negeri Tirai Bambu menggunakan insentif ekonomi dan melakukan rayuan menyesatkan dengan “Resolusi Nomor 2758 Perserikatan Bangsa-Bangsa / PBB”, tindakan tersebut sangatlah mengecewakan, pihak AS juga langsung merilis pernyataan setelah Nauru memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Dewan Perwakilan Rakyat AS pada tahun lalu mengesahkan “Undang-Undang Solidaritas Internasional Taiwan”, yang menyatakan bahwa Resolusi Nomor 2758 PBB tidak berlaku untuk Taiwan, dan akan berusaha untuk melawan upaya Negeri Panda yang mencoba merusak posisi Taiwan dalam organisasi internasional.

Daniel Kritenbrink menuturkan, AS telah memberikan peringatan kepada Nauru, serta kepada tiga sekutu Taiwan di Pasifik Selatan, yaitu Tuvalu, Palau, dan Kepulauan Marshall, jika pihak Beijing sering kali tidak memenuhi janji-janjinya, yang dapat menghasilkan konsekuensi negatif. Oleh karena itu, dirinya menekankan pentingnya untuk berhati-hati dan “buka mata lebar-lebar” saat berurusan dengan Negeri Tirai Bambu dalam konteks ekonomi.

Pete Ricketts kemudian menanyakan apakah Departemen Luar Negeri memiliki pengetahuan tentang kecenderungan Nauru untuk bergabung dengan Beijing setelah pemilihan umum di Taiwan, serta apakah AS berkemungkinan untuk mendapatkan kembali pengakuan dari negara-negara kepulauan di Pasifik Selatan yang telah menjalin hubungan dengan pihak RRT. Daniel Kritenbrink menjawab bahwa AS memahami kekhawatiran Nauru dan telah bekerja sama dengan mitra untuk mengatasi masalah tersebut.

Dirinya juga menyatakan bahwa beberapa negara yang merupakan sekutu Taiwan di Pasifik Selatan pernah “memutuskan dan memulihkan hubungan” dengan Taiwan. Setiap negara berhak membuat keputusan sendiri, tetapi mengingat rekam jejak Beijing di masa lalu, “Kami memang mendorong masing-masing negara untuk bersikap hati-hati (terhadap RRT)”.

Anggota Partai Demokrat Chris Van Hollen mengalihkan fokus ke negara mantan sekutu Taiwan, Kiribati, yang terletak relatif dekat dengan Hawaii dan menyatakan kekhawatirannya tentang bagaimana AS akan melawan pengaruh Negeri Panda di negara kepulauan strategis di Pasifik.

Daniel Kritenbrink menegaskan bahwa prioritas utama AS adalah untuk bertindak secara proaktif di semua negara di Pasifik Selatan, “Kita harus berada di sana”, misalnya Duta Besar AS untuk Fiji Marie Damour yang tengah mengunjungi Kiribati untuk memahami kebutuhan negara tersebut. Selain itu, AS juga bekerja sama dengan Australia untuk memperbarui dermaga di Pulau Kanton, Kiribati.

Daniel Kritenbrink menuturkan, AS dan Kiribati berencana untuk saling membuka kedutaan besar. AS juga telah membuka kedutaan besar di Kepulauan Solomon dan Tonga, serta akan membuka kedutaan besar di Vanuatu.

Taiwan pada bulan September 2019 lalu kehilangan dua negara sekutu, yakni Kepulauan Solomon dan Kiribati dalam waktu hanya 4 hari.

Komentar

Terbarumore