History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Media AS: AS Utamakan Kerja Sama Militer Dengan Taiwan, Utus Pasukan Khusus AD Permanen

  • 14 March, 2024
  • 鄭蕙玲
Media AS: AS Utamakan Kerja Sama Militer Dengan Taiwan, Utus Pasukan Khusus AD Permanen
pasukan khusus militer AS tengah menjalani latihan (foto: situs resmi militer AS army.mil)

(Taiwan, ROC) Situs berita pertahanan nasional AS SOFREP melaporkan, AS telah mengaktifkan kerja sama militer dengan Taiwan, diantaranya pengerahan pasukan khusus angkatan darat AS dalam operasi pelatihan militer di Taiwan, yang menjadi tonggak sejarah pembinaan hubungan militer Taiwan-AS.

Menurut kausal Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA), penempatan penasihat militer AS jangka panjang bermarkas di pusat komando amfibi di Kinmen dan Penghu, dengan misi mereka adalah menjalani latihan militer rutin dengan pasukan militer elit Taiwan.

Hal yang patut diperhatikan adalah, pasukan khusus angkatan darat AS memberikan pelatihan kepada angkatan darat Taiwan untuk mengoperasikan pesawat tak berawak, Black Hornet Nano. Ini adalah pesawat nirawak (UAV). Kerja sama ini diperluas hingga pedoman operasional dan pelatihan manual. Komando Perang Khusus Penerbangan Angkatan Darat Republik Tiongkok telah mengusulkan pengadaan pesawat nirawak mikro ini secara langsung dengan AS.

NDAA AS menguraikan garis besar terkait struktur pengerahan personal AS ke Taiwan, dengan berorientasi pada pelatihan militer, akan tetapi masih belum ada rencana dalam waktu dekat. Laporan tersebut menunjuk sebanyak banyak personal yang bergabung dalam U.S. Special Operations Forces Liaison Element ditempatkan di Taiwan, serta ada rencana pengiriman pasukan 1st Special Forces Group kompi A batalyon 2.

Beberapa tim ini mencakup angkatan darat AS, personal Green Berets bertugas memberikan pelatihan di kompi pengintai area amfibi dan pangkalan skuadron khusus untuk menjalani operasi pelatihan gabungan, berstatus sebagai pengamat pelatihan militer. Situasi ini berbeda dengan masa lalu, semakin intensif menjalani pelatihan residensi di Taiwan.

Sejak tahun lalu, pasukan operasi perang khusus AS menjalani misi di pangkalan militer Distrik Lungtam, Taoyuan, koordinasikan semua operasional khusus AS di Taiwan, mencakup pengawasan terhadap sumber daya pelatihan dan peralatan bernilai tinggi yang ditempatkan sementara di Taiwan.

Kemenhan Taiwan merespons, pihaknya bersama dengan negara sahabat akan berlanjut mengadakan pertukaran pelatihan rutin, berdasarkan rencana tahunan, belajar dari pengalaman untuk meningkatkan kekuatan militer secara menyeluruh, informasi detailnya tidak dipublikasikan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan AS mengatakan, berkaitan dengan operasi khusus, pertukaran dan pelatihan, pihaknya tidak memberi komentar, akan tetapi menekankan AS mendukung Taiwan membela pertahanan nasional terhadap ancaman militer dari RRT, “Kami memegang teguh akan janji kami kepada Taiwan”

Peneliti di Institut Pertahanan Nasional dan Riset Keamanan (INDSR) Su Tzuyun (蘇紫雲) menekankan nilai strategis kerja sama ini dan menyebutkan kemampuan pertahanan dari Green Berets AS.

Integrasi mereka dengan batalyon pengintai amfibi profesional Taiwan telah meningkatkan kemampuan Taiwan untuk melawan serangan musuh, dengan aktivitas militer tersebar di beberapa lokasi penting, termasuk Kinmen, Mazu, Penghu dan Muara Sungai Damshui.

SOFREP melaporkan bahwa rencana ini merupakan tonggak sejarah dalam hubungan militer AS-Taiwan. Media CNN mewawancarai Presiden Tsai Ing-wen pada tahun 2021, ia mengakui kerja sama militer selama 40 tahun berjalan, untuk pertama kalinya militer AS akan ditempatkan secara permanen di Taiwan. Pada saat itu, Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan menolak memberikan rinciannya, namun menekankan bahwa tujuan pertukaran ini adalah untuk meningkatkan pelatihan Taiwan, persiapan perang, dan kekuatan yang terstruktur, sejalan dengan rencana tahunan untuk menjamin keamanan nasional dan regional.

Komentar

Terbarumore