(Taiwan, ROC) --- Ramadan, bulan suci bagi umat Islam, telah tiba, diperkirakan akan dimulai pada tanggal 12 Maret 2024, dan berlangsung selama satu bulan.
Di Kota Taipei, terdapat lebih dari 30.000 pekerja migran dari Indonesia, mayoritas merupakan pemeluk agama Islam yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, menjadikan periode ini sangat penting bagi para PMI.

圖/照生新聞
Di Taiwan, ada sebagian PMI yang bekerja sebagai perawat rumah tangga, di mana mereka merawat orang tua, pasien, atau orang dengan kebutuhan khusus (disabilitas).
Peran mereka memberikan kontribusi yang tak terukur bagi masyarakat Taiwan. Kepala Biro Ketenagakerjaan Kota Taipei, Kao Bao-hua (高寶華), mengungkapkan bahwa selama Ramadan, pekerja migran harus menghentikan asupan makanan dan minuman selama siang hari sambil tetap bertugas, yang mana ini memerlukan daya tahan fisik yang kuat.
Oleh karena itu, sangat disarankan bagi majikan untuk memberikan perhatian ekstra kepada para pekerja migran dengan menyediakan dukungan yang dibutuhkan serta menawarkan pengaturan waktu kerja yang lebih fleksibel, memungkinkan mereka untuk berpuasa dengan tenang.

圖/風傳媒
Ketua Kantor Pengembangan dan Pemanfaatan Ketenagakerjaan Kota Taipei, Chen Kun-hong (陳昆鴻), secara khusus meminta para majikan untuk memberikan penghormatan selama bulan Ramadan, di mana pekerja migran yang beragama Islam akan berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam.
Mereka akan makan sebelum fajar untuk memenuhi kebutuhan energi sepanjang hari dan melaksanakan ibadah.
Ketika pekerja migran menjalankan puasa, maka majikan diminta untuk menghormati mereka dengan memperhatikan kondisi kesehatan dan memperlakukan mereka dengan sikap penuh toleransi.