(Taiwan, ROC) - Delegasi parlemen yang dipimpin oleh Wakil Ketua Yuan Legislatif Johnny Chiang (江啓臣) berangkat dari Taiwan ke Jepang pada hari Minggu pagi, bersiap-siap untuk menghadiri pertemuan parlemen Asia Pasifik di Tokyo minggu ini.
Delegasi lintas partai yang beranggotakan 14 orang akan menghadiri Pertemuan Dewan ke-86 dan Majelis Umum ke-52 dari Persatuan Parlemen Asia-Pasifik (Asian-Pacific Parliamentarians' Union/APPU) yang akan diadakan di ibu kota Jepang pada tanggal 11 hingga 13 Maret, dihadiri bersama oleh anggota parlemen dari total 13 negara di Asia Tenggara dan Pasifik Selatan, kata Chiang kepada wartawan di Bandara International Taoyuan.
Menurut Chiang, ini adalah perjalanan luar negeri pertama yang dilakukan oleh anggota baru Yuan Legislatif yang ke-11 dilantik pada bulan Februari.
Chiang menambahkan, pertemuan di Jepang kali ini juga menandai pertama kalinya pertemuan tahunan APPU secara tatap muka diadakan sejak pandemi COVID-19, dan topik pembahasan akan berfokus pada pencegahan bencana besar dan pengurangan risiko akibat perubahan iklim.
“Taiwan memiliki pengalaman dan keahlian di bidang ini sehingga kami sangat ingin berbagi dengan anggota APPU,” ujarnya.
Selain menghadiri pertemuan tiga hari tersebut, lanjut Chiang, anggota parlemen Taiwan juga dijadwalkan melakukan diskusi dengan partai politik dan politisi utama di Jepang mengenai isu-isu terkait ekonomi dan perdagangan, budaya dan keamanan untuk memperdalam pertukaran dua arah.
Berdasarkan situs web APPU, organisasi tersebut didirikan pada tahun 1965 dengan nama Persatuan Parlemen Asia (Asian Parliamentarians' Union/APU) oleh anggota parlemen dari lima negara di Asia -- Taiwan, Jepang, Korea, Filipina, dan Thailand -- dengan tujuan untuk mencapai dan melestarikan kebebasan dan demokrasi, dengan demikian mengamankan perdamaian dan kemakmuran di Asia.
Seiring perluasan kerja sama antara negara-negara anggota APU dan negara-negara kepulauan Pasifik, organisasi tersebut kemudian mengubah namanya menjadi APPU untuk memperluas cakupannya, dan memperkuat solidaritas serta kekuatan kebebasan di kawasan Asia-Pasifik.