History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ditjen Pariwisata Mempromosikan Pariwisata di Indonesia untuk Menarik Wisatawan Muslim

  • 09 March, 2024
  • 李珮菁
Ditjen Pariwisata Mempromosikan Pariwisata di Indonesia untuk Menarik Wisatawan Muslim
Ditjen Pariwisata Taiwan mempromosikan pariwisata Taiwan di Indonesia (foto: Taiwan di Indonesia)

(Taiwan, ROC) -- Ditjen Pariwisata Taiwan memimpin delegasi para pelaku bisnis untuk berpartisipasi dalam pameran wisata di Indonesia, menyelenggarakan pertemuan promosi pariwisata pada tanggal 4 Maret lalu. Pertemuan ini memperkenalkan para pebisnis Indonesia terkait dengan lingkungan ramah Muslim di Taiwan dan berbagai informasi wisata lainnya, untuk meningkatkan peluang pertukaran antar bisnis dari kedua belah pihak.

Ditjen Pariwisata menunjukkan, bahwa delegasi Taiwan yang hadir dalam pertemuan tersebut berjumlah 30 orang terdiri dari agensi wisata, perhotelan, dan lain sebagainya dengan total 11 unit perwakilan. Pertemuan promosi pariwisata ini menarik hampir 200 pebisnis Indonesia untuk hadir. Ditjen Pariwisata memperkenalkan langkah-langkah preferensi pariwisata terbaru Taiwan dan sumber daya pariwisata Muslim kepada operator industri di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mempromosikan kerja sama yang lebih erat antara operator industri pariwisata di kedua belah pihak, melalui arahan produk maupun pameran wisata untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang akan datang ke Taiwan.

Ditjen Pariwisata mengundang Tseng Yen-hui (曾炎輝), delegasi Taiwan yang telah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dan sering kali melakukan promosi di luar negeri intuk mengajarkan cara melukis lentera Taiwan dalam acara tersebut. Taiwan Focasa, kelompok sirkus yang telah dikenal dalam berbagai festival seni internasional, memperkenalkan keragaman budaya dan kekayaan makanan Taiwan untuk para penonton, pelaku industri Indonesia.

Populasi Indonesia adalah sekitar 270 juta jiwa, peringkat keempat dunia, dan memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Ditjen Pariwisata menyampaikan, bahwa Taiwan telah mempromosikan lingkungan ramah Muslim selama lebih dari 10 tahun. Dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2023 yang diselenggarakan oleh Crescent Rating dan Mastercard, terlihat bahwa Taiwan berada di peringkat ketiga “tempat tujuan wisata Muslim non anggota organisasi Islam - OIC”.

Menurut Ditjen Pariwisata, jumlah turis Indonesia yang berkunjung ke Taiwan pada tahun 2023 adalah 202.000 orang. Jika dibandingkan dengan tahun 2019 sebelum pandemi COVID-19 yang berjumlah 229.000 turis, tingkat pemulihannya sudah mendekati 90%, memperlihatkan antusiasme turis Indonesia untuk berkunjung ke Taiwan. Untuk menarik turis Indonesia, Ditjen Pariwisata Taiwan pun mendirikan kantor layanan pariwisata Taiwan di Jakarta pada 28 Februari lalu, menyediakan layanan secara langsung bagi orang-orang Indonesia.

Komentar

Terbarumore