History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menhan Chiu Kuatir Perang Lintas Selat Pecah, PM Chen: Perkuat Komunikasi Setara dengan RRT Baru Bisa Menjaga Stabilitas Selat Taiwan

  • 08 March, 2024
  • 陳柏萇
Menhan Chiu Kuatir Perang Lintas Selat Pecah, PM Chen: Perkuat Komunikasi Setara dengan RRT Baru Bisa Menjaga Stabilitas Selat Taiwan
Menhan Chiu Kuatir Perang Lintas Selat Pecah, PM Chen: Perkuat Komunikasi Setara dengan RRT Baru Bisa Menjaga Stabilitas Selat Taiwan

(Taiwan, ROC) -- Kasus musibah kapal nelayan RRT terbalik berkemungkinan memicu situasi tegang, Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng (邱國正) saat memberikan laporan dalam sidang interpelasi Komite Diplomasi dan Pertahanan Yuan Legislatif mengangkat, situasi lintas selat kian memburuk, setiap hari merasa kuatir, jika penanganan tidak tepat berkemungkinan bisa terjadi baku hantam, maka pihak Taiwan bersikap tidak gegabah agar tidak menyulut perang, akan tetapi perlu juga mempersiapkan diri jika terjadi perang.

Perdana Menteri Chen Chien-ren pada hari ini (8/3) saat sidang interpelasi rapat implementasi kebijakan nasional Yuan Legislatif, beliau menyebutkan bahwa RRT secara sepihak merusak status quo stabilitas lintas selat, setelah kejadian kapal nelayan RRT terbalik, semua pihak semakin kuatir dan lebih ekstra hati-hati. Akan tetapi hal yang ingin ditekankan adalah “persiapan perang yang matang baru dapat menghindari perang, mampu berperang baru bisa menghentikan peperangan”, maka dari itu Kementerian Pertahanan terus berlanjut memperkuat kemampuan pertahanan nasional.

Akan tetapi, PM Chen Chien-ren mengimbau kepada RRT, menjaga stabilitas Selat Taiwan menjadi tanggung jawab kedua belah pihak, Taiwan akan terus berkomunikasi dua arah dengan lintas selat, agar perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan tetap terjaga.

Berkaitan dengan beberapa anggota legislator menerima surat ancaman, Perdana Menteri Chen Chien-ren mengatakan, setelah instansi pemerintah terkait mendapat laporan pengaduan ini, maka Badan Kepolisian dan Investigasi segera menindaklanjuti, hingga saat ini sudah memantau sebagian kasus dengan IP yang berasal dari luar negeri, melalui kerja sama internasional, telah memantau IP milik perorangan dan informasi yang relevan.

PM Chen mengingatkan agar semua pihak semakin berwaspada, mengimbau beberapa oknum ini untuk tidak menyebarkan surat ancaman, karena termasuk pelanggaran yang akan disanksi dengan hukuman berat.

Komentar

Terbarumore