History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai: Perkuat Kerja Sama dengan Estonia, Membantu Rekonstruksi Ukraina Secara Bertahap dan Pragmatis

  • 07 March, 2024
  • 鄭蕙玲
Presiden Tsai: Perkuat Kerja Sama dengan Estonia, Membantu Rekonstruksi Ukraina Secara Bertahap dan Pragmatis
Presiden Tsai Ing-wen bertemu Ketua Kelompok Persahabatan Parlemen Estonia-Taiwan, Kristo Enn Vaga (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) --- Ketua Grup Persahabatan Estonia-Taiwan di tingkat parlemen, Kristo Enn Vaga, memimpin delegasi lintas partai untuk mengunjungi Taiwan semenjak tanggal 4 Maret hingga 8 Maret 2024.

Delegasi ini diikuti oleh delapan anggota parlemen yang juga pertama kali berkunjung ke Taiwan. Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menerima kedatangan mereka di Istana Kepresidenan pada Kamis pagi hari ini (7/3).

Dalam kata sambutannya, Kepala Negara pertama-tama mengucapkan terima kasih kepada Kristo Enn Vaga karena ia sering kali secara terbuka menyatakan dukungan terhadap partisipasi internasional Taiwan melalui platform media sosial.

Presiden Tsai juga mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan Grup Persahabatan Estonia-Taiwan di tingkat parlemen selama 4 tahun berturut-turut terhadap partisipasi Taiwan di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Presiden Tsai menyatakan bahwa Taiwan dan Estonia memiliki banyak kesamaan, berbagi nilai-nilai universal seperti kebebasan, demokrasi, hak asasi manusia, dan supremasi hukum, serta berada di garis terdepan melawan ekspansi otoritarianisme.

Beliau berharap Taiwan dan Estonia dapat meningkatkan pertukaran di sektor industri teknologi informasi dan komunikasi serta mesin presisi, mencari lebih banyak kesempatan pertukaran di berbagai bidang, dan bekerja sama untuk membantu rekonstruksi Ukraina.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, "Setelah perang Rusia-Ukraina meletus, Taiwan dan Estonia bersama-sama secara aktif membantu Ukraina. Saat ini, Taiwan sedang berdiskusi untuk memperkuat kerja sama dengan Pusat Pengembangan Internasional Estonia, dengan harapan dapat membantu rekonstruksi infrastruktur Ukraina dengan cara yang stabil dan pragmatis."

Kristo Enn Vaga menyatakan bahwa kunjungan delegasi ini ke Taiwan bertujuan untuk menunjukkan dukungan dan solidaritas lintas partai Parlemen Estonia terhadap Taiwan, serta menampilkan bahwa kebijakan luar negeri Estonia berbasis pada nilai-nilai yang ada.

Ia berharap untuk mencari mitra baru dan memperdalam kerja sama dengan mitra demokratis.

Di samping itu, mereka juga secara aktif mencari kemungkinan untuk mendirikan sebuah kantor di ibu kota Estonia, Tallinn, dengan harapan terus memperdalam hubungan bilateral.

Kristo Enn Vaga menekankan, meskipun Estonia dan Taiwan terpisah jauh secara geografis, tetapi keduanya memiliki banyak nilai dasar yang serupa dan menghadapi banyak isu yang sama, misal tekanan dan intervensi harian dari kekuatan negara tetangga, yang berusaha merusak demokrasi. Oleh karena itu, semua kamp demokrasi diimbau untuk terus bersatu.

Kristo Enn Vaga juga menyebutkan, perang Rusia-Ukraina merupakan masalah eksistensial bagi Estonia, sehingga mereka berkomitmen untuk membantu Ukraina.

Ia mengagumi Taiwan yang, meskipun menghadapi tekanan dan ancaman dari Tiongkok, tetapi tetap berusaha membantu Ukraina dan berkomitmen untuk menjaga demokrasi di seluruh dunia.

Komentar

Terbarumore