History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Polisi Laut RRT Lepas Meriam Air Terhadap Kapal Offshore Supply, 4 Petugas Penjaga Laut Filipina Terluka

  • 06 March, 2024
  • 鄭蕙玲
Polisi Laut RRT Lepas Meriam Air Terhadap Kapal Offshore Supply, 4 Petugas Penjaga Laut Filipina Terluka
Polisi Laut RRT Lepas Tembakan Air Terhadap Kapal Offshore Supply, 4 Petugas Penjaga Laut Filipina Terluka (foto:@jaytaryela)

(Taiwan, ROC) Filipina kemarin (5/2) menyampaikan, saat berpatroli, kapal Philippine Coast Guard (PCG) diserang dengan meriam air oleh polisi laut RRT dan menyebabkan 4 petugas terluka.

Tim PCG yang tergabung dalam National Task Force for the West Philippine Sea mengeluarkan pernyataan, satu kapal polisi laut RRT dan kapal kecil offshore supply vessel terjadi tabrakan kecil.

Philippine Coast Guard (PCG) mengatakan, kapal pihaknya akan memberikan pasokan kebutuhan untuk tim penjaga yang berada di pos terdepan, dikarenakan mengalami kecelakaan kecil dengan kapal patroli RRT dan menyebabkan beberapa petugas cedera.

Juru Bicara Philippine Coast Guard, Jay Tarriela dalam media X menyampaikan, polisi laut RRT dan kapal lainnya melakukan tindakan pencegatan yang membahayakan, dikarenakan terjadi tabrakan lalu menyebabkan kapal Filipina mengalami kerusakan.

Kapal BRP Sindangan dan kapal saudari yang mendapat misi untuk membantu “mengisi pasokan” dan pertukaran patroli di perairan Second Thomas Shoal.

Sejak tahun 1999, otoritas Manila menenggelamkan kapal masa Perang Dunia II, BRP Sierra Madre di perairan Second Thomas Shoal dan mengutus militer untuk menjaga, dan menerapkan pengawasan riil, untuk itu diperlukan pengiriman pasokan secara berkala.

Patroli laut RRT mengatakan, pihaknya mengambil tindakan pencegatan terhadap kapal Filipina yang memasuki perbatasan di Kepulauan Spratly di sekitar perairan Second Thomas Shoal secara ilegal.

Berkaitan dengan hal ini, Menlu Filipina Enrique Manalo mengimbau kepada RRT untuk berhenti mengganggu pihaknya, sebelumnya Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. saat menghadiri pertemuan ASEAN di Melbourne Australia pernah mengatakan, “Pihaknya tidak akan mengalah, akan terus memperjuangkan termasuk 1 inci daratan maupun lautnya”

Komentar

Terbarumore