History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Senator AS Mengirimkan Surat kepada Presiden Guatemala, Menekankan Pentingnya Persahabatan Taiwan & Guatemala

  • 01 March, 2024
  • 陳柏萇
Senator AS Mengirimkan Surat kepada Presiden Guatemala, Menekankan Pentingnya Persahabatan Taiwan & Guatemala
Senator AS Mengirimkan Surat kepada Presiden Guatemala, Menekankan Pentingnya Persahabatan Taiwan & Guatemala

 (Taiwan, ROC) – Sebanyak 7 senator, termasuk senator Amerika Serikat (AS), Marco Rubio mengirimkan surat kepada Presiden Guatemala, Bernardo Arevalo pada 29 Februari lalu, menyampaikan pentingnya hubungan diplomatik antara Taiwan dan Guatemala, sekaligus mendesaknya untuk terus mendukung Taiwan.

Bernardo Arevalo yang menjabat sebagai presiden pada pertengahan Januari tahun ini, pada awal Februari lalu menyampaikan, meskipun Guatemala mencoba untuk menjalin kerja sama ekonomi yang lebih erat dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), tapi Guatemala tidak berniat untuk merusak hubungan diplomatik dengan Taiwan. Ia pun berjanji untuk memperkuat hubungan dengan kedua belah pihak di saat yang bersamaan.

Terkait dengan komitmen Arevalo terhadap Taiwan, Jeff Merkley, Chuck Grassley, Tim Kaine, John Boozman, Roger Wicker, dan Steve Daine menegaskannya dalam pernyataan sebuah surat.

Dalam surat tersebut, para senator menunjukkan bahwa menghadapi tekanan dari RRT, prinsip demokrasi AS dan Guatemala yang merupakan mitra kembali ditegaskan karena mendapatkan dukungan dari masyarakat. Para senator percaya, bahwa RRT memiliki ancaman yang serius terhadap nilai-nilai demokrasi di wilayah barat.

Surat tersebut menunjukkan, bahwa menghadapi paksaan dan bujukan ekonomi dari RRT terhadap beberapa negara demokratis di seluruh dunia, Guatemala tetap teguh untuk mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan. Hal ini dianggap sebagai mercusuar keberanian dan integritas. Dengan penegasan kembali antara Taiwan dan Guatemala, Guatemala memperkuat nilai-nilai demokratis dan hubungan kekerabatan antar negara yang berkomitmen kepada demokrasi, kebebasan, hak asasi manusia (HAM), dan pnghormatan pada supremasi hukum.

Para anggota senator memahami kompleksitas dan tantangan yang dihadapi dalam tatanan politik dunia, khususnya wilayah Indo-Pasifik. Prinsip Guatemala tidak hanya mempertahankan kedaulatan, tapi juga membantu pemeliharaan tatanan internasional yang bebas dan terbuka.

Terlepas dari komitmen RRT terhadap negara lain yang baru-baru ini mendirikan hubungan diplomatik dengan RRT, para senator juga mencatat, bahwa investasi asing langsung dari RRT ke negara-negara Amerika Latin telah berkurang setengahnya sejak 2019, dari rata-rata US$14,2 milyar per tahun menjadi US$7 milyar pada 2022. Beberapa proyek yang didanai atau kontrak dengan perusahaan-perusahaan RRT, seperti jaringan jalan raya Kosta Rika yang diumumkan pada tahun 2019, kanal Nikaragua pada tahun 2013, dan proyek “kanal kering” Kolombia pada tahun 2011, masih belum selesai, atau bahkan belum mulai sama sekali.

Surat tersebut menunjukkan, bahwa komitmen Arevalo untuk mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan mencerminkan kemauan masyarakat Guatemala untuk membangun masa depan berdasarkan pemerintahan yang demokratis, kesejahteraan ekonomi, dan penghargaan terhadap kebebasan secara mendasar. Para senator bergabung untuk mendukung prinsip demokrasi Guatemala dan upayanya untuk menolak upaya tekanan eksternal yang melemahkan prinsip-prinsip tersebut. Mereka memuji kepemimpinan Arevalo dan mendesaknya untuk terus setia mendukung Taiwan.

Komentar

Terbarumore