(Taiwan, ROC) - Delegasi dari Heritage Foundation, dipimpin oleh presidennya Kevin D. Roberts dengan anggota mencakup pendirinya Edwin J. Feulner, mengadakan pertemuan dengan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Wakil Presiden Lai Ching-te (賴清德) di Istana Kepresidenan pada hari Senin.
Presiden Tsai selain berterima kasih kepada lembaga yayasan pemikir pemerintah Amerika Serikat yang berbasis di Washington, D.C. itu atas dukungannya terhadap Taiwan, juga menegaskan bahwa didaftarkannya Taiwan pada peringkat keempat dalam survei Indeks Kebebasan Ekonomi 2024 membuktikan bahwa kebijakan Taiwan sedang melangkah ke jalan yang tepat.
Tsai mengatakan, “Tahun lalu, kebebasan ekonomi Taiwan berada di peringkat keempat dunia, mencatat hasil terbaik dalam sejarah. Hal ini membuktikan bahwa arah pembangunan Taiwan dalam mendorong inovasi industri dan meningkatkan serta menerapkan kelestarian lingkungan dalam beberapa tahun terakhir ini, tidak hanya menciptakan lingkungan investasi yang baik bagi kalangan industri, juga telah mendapatkan pengakuan dan kepercayaan internasional.”
Di lain pihak, dalam pertemuannya dengan delegasi Heritage Foundation, Wapres Lai Ching-te menekankan bahwa Taiwan akan terus mempertahankan status quo perdamaian di Selat Taiwan dan berkontribusi kepada komunitas internasional.
Lai mengatakan, “Saya juga sangat memahami bahwa tanggung jawab Taiwan sangat penting, tidak hanya berdampak pada kelangsungan demokrasi Taiwan, tetapi juga berdampak pada stabilitas Selat Taiwan dan perdamaian Indo-Pasifik. Oleh karena itu saya akan bekerja sama dengan Wakil Presiden terpilih Hsiao Bi-khim, dan juga masyarakat secara umum untuk dengan tegas mempertahankan status quo perdamaian di Taiwan, dan juga berharap dapat berkontribusi pada perdamaian komunitas internasional.”
Presiden Heritage Foundation, Kevin D. Roberts, sementara itu, selain mengucapkan selamat atas kemenangan Lai dalam pilpres 2024, juga atas terdaftarnya Taiwan pada peringkat keempat survei Indeks Kebebasan Ekonomi 2024. Menurutnya, Wapres Lai adalah orang pertama di dunia yang mendapatkan laporan terbaru ini.