(Taiwan, ROC) --- Gelombang udara dingin telah menyebabkan suhu di Taiwan turun secara signifikan sejak Minggu kemarin sore (26/2), dengan suhu terendah di Taipei mencapai 11.5C dan di Ruifang hanya berkisar 9C.
Suhu diperkirakan akan sedikit menghangat pada Senin hari ini (26/2), tetapi masih ada perbedaan yang signifikan antara utara dengan selatan Taiwan.
Di utara Taiwan, suhu pada siang hari diperkirakan hanya berkisar 13C-14C karena mayoritas dipengaruhi kondisi berawan hingga hujan, sementara di tengah dan selatan Taiwan, suhu hangat masih bisa mencapai 22C-24C dengan cuaca yang lebih stabil.
圖/YAHOO台灣
Hualien dan Taitung akan diselimuti cuaca berawan dan kesempatan turun hujan singkat juga meningkat. Selasa esok hari, cuaca di berbagai daerah akan serupa dengan hari ini, dengan suhu yang sedikit naik. Namun demikian, cuaca pagi dan malam hari masih akan sangat dingin, terutama di daerah utara Taiwan.
Mulai Rabu lusa (28/2), gelombang udara dingin akan melemah, membawa cuaca yang lebih hangat, dengan suhu pada siang hari yang akan naik menjadi 22C-26C. Cuaca demikian diperkirakan akan berlanjut hingga Kamis (29/2), kawasan barat Taiwan juga perlu mewaspadai potensi kabut di pagi dan malam hari.

圖/東森新聞
Pada hari Jumat (1/3) massa udara dingin berikutnya akan kembali menyelimuti Taiwan, yang tentunya dapat menurunkan suhu secara signifikan. Terutama semenjak Jumat malam hari hingga Sabtu (2/3) pagi, suhu rendah di bagian utara akan berkisar 9C-12C, Sedangkan wilayah selatan Taiwan, Hualien dan Taitung akan sedikit lebih hangat.
Semenjak Minggu (3/3) hingga Selasa (5/3), cuaca akan kembali hangat dan stabil, sebelum gelombang udara dingin akan kembali menguat pada Selasa malam hingga Rabu (6/3).
Fluktuasi cuaca dan suhu yang signifikan akan terjadi dalam waktu dekat, sehingga diingatkan kepada khalayak luas untuk senantiasa mengikuti perkembangan cuaca yang ada.