(Taiwan, ROC) -- Berkaitan dengan rumor negara sahabat diplomatik Taiwan, Palau mendapat tekanan dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT), menawarkan harga tinggi meminta agar putus hubungan dengan Taiwan, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada Kamis (15/2) menyampaikan, melanjutkan kerja sama dengan Palau, berkomitmen mempromosikan perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan Indo Pasifik.
Media memberitakan, rumor Palau mendapat tekanan dari RRT. Presiden Palau Surangel S. Whipps Jr. beberapa hari yang lalu menyurati senat Amerika Serikat (AS), membeberkan RRT menawarkan pihaknya untuk putus hubungan diplomatik dengan Taiwan. Menurut sumber informasi mengatakan, surat ini asli dan menunjuk ada keterkaitan dengan ketidaklolosan pendanaan Asosiasi Kerja Sama Bebas (COFA) pada kongres AS.
Kemenlu pada petang kemarin menanggapi, sahabat diplomatik Taiwan dan AS seperti Palau, Republik Kepulauan Marshall pada tahun lalu secara berturut-turut berhasil melanjutkan kerja sama COFA, sementara ini masih menunggu dana bantuan diloloskan Kongres AS. Kemenlu mengatakan, pihaknya menghargai AS dan mitra kerja COFA dan prosedur pengucuran dana.
Kemenlu mengatakan, Presiden Palau Surangel S. Whipps Jr. mengakui dana COFA belum diloloskan oleh kongres AS, dan berkemungkinan akan berdampak pada ketergantungan dana keuangan Palau pada pariwisata, serta kondisi demikian dapat memberikan kesempatan emas bagi Negeri Tirai Bambu. Secara nyata menunjukkan negara kepulauan kecil mendapat tekanan ekonomi dari RRT dan Taiwan merasakan hal yang sama serta berlanjut memberikan bantuan nyata kepada Palau.
Kemenlu mengatakan, Taiwan akan mendukung perkembangan pariwisata Palau, membangun strategi kebijakan berkonsep “ketangguhan ekonomi” dna “pembangunan berkelanjutan”, pasca pandemi aktif memberikan bantuan revitalisasi industri pariwisata Palau, mempertahankan rute penerbangan langsung Taiwan-Palau, memperkuat ketangguhan ekonomi pariwisata Palau, juga bersama negara-negara yang memiliki pandangan sepaham bekerja sama mendukung pembangunan infrastruktur dan perkembangan Palau.
Kemenlu mengatakan, Surangel S. Whipps Jr. menjabat sejak 2021, beberapa kali menyuarakan dukungan kepada Taiwan dalam ajang internasional termasuk pada tahun lalu sidang Majelis Umum PBB dan COP 28 Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB, Palau adalah mitra yang solid.
Pada tahun ini Presiden Surangel S. Whipps Jr menelepon Lai Ching-te memberikan ucapan selamat atas pesta demokrasi Taiwan yang berjalan dengan lancar dan menyampaikan pembinaan hubungan Taiwan-Palau akan semakin kokoh dan berkelanjutan.
Kemenlu menekankan, di masa mendatang akan berlanjut membina hubungan kerja sama dengan Palau, berkomitmen menjaga perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan Indo Pasifik.