History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Anggaran Bantuan AS untuk Taiwan, Kemenlu Berlanjut Pantau Perkembangannya

  • 15 February, 2024
  • 鄭蕙玲
Anggaran Bantuan AS untuk Taiwan, Kemenlu Berlanjut Pantau Perkembangannya
Ketua DPR AS Mike Johnson (foto: Reuters)

(Taiwan, ROC) Parlemen Amerika Serikat pada waktu setempat tanggal 13 Februari pagi hari meloloskan hukum bantuan untuk luar negeri dengan dana anggaran sebesar US$ 95,34 milyar, diantaranta US$ 60 milyar dialokasikan sebagai dana bantuan kepada Ukraina, US$ 14 milyar untuk Israel dan US$ 4,83 milyar dana bantuan yang mana Taiwan termasuk dalam cakupan kemitraan Indo Pasifik. Akan tetapi Ketua DPR Amerika Serikat, Mike Johnson beranggapan hukum ini tidak memiliki ketentuan keamanan perbatasan yang nyata dan mengisyaratkan bahwa RUU tersebut tidak perlu ditinjau.

Berkaitan dengan hal ini Direktur Urusan Amerika Utara, Kemenlu Wang Liang-yu mengatakan, “Kelanjutan dari rancangan undang-undang ini akan diserahkan kepada komite peninjau dewan perwakilan federal, maka kami akan berlanjut memantau perkembangan ini dengan seksama. Akan tetapi, saya mengira kongres AS sangat menanti dukungan lintas partai Taiwan, hal ini sangat menarik perhatian, maka kami juga akan membina kerja sama yang mendalam dengan berbagai kalangan masyarakat di AS yang berlandaskan pada kemitraan bilateral Taiwan-AS yang kokoh.”

Selain itu, media melaporkan Ketua Komite Khusus DPR AS mengenai persaingan strategis antara AS-RRT, Mike Gallagher akan memimpin rombongan ke Taiwan pada tanggal 21 Februari mendatang, berharap dapat bertemu dengan presiden terpilih Lai Ching-te dan Ketua Yuan Legislatif Han Kuo-yu.

Sehubungan dengan hal ini, Wang Liang-yu belum ada informasi terkait, apabila ada informasi lebih lanjut maka akan dipublikasikan pada waktunya. Akan tetapi ia menekankan pihaknya menyambut baik kedatangan parlemen AS dan berbagai kalangan masyarakat berkunjung ke Taiwan, semua ini adalah bentuk dukungan kepada Taiwan.

Komentar

Terbarumore