(Taiwan, ROC) Taiwan mempromosikan teknologi canggih untuk mendukung pertanian Republik Fiji, bulan Mei tahun ini Suva ibukota Republik Fiji akan mulai menerapkan teknologi canggih baru pada sektor pertaniannya. Media Jepang juga memberitakan diplomasi buah sangat bermanfaat untuk meningkatkan hubungan Taiwan dengan negara-negara kepulauan Pasifik, dan memuji pembinaan hubungan ini.
Direktur "Nihon Keizai Shimbun" cabang di Australia Rurika Imahashi baru-baru ini mewawancarai Kantor Dagang Taipei di Fiji yang terletak di kota Suva berkaitan dengan penerapan teknologi pertanian canggih, memberitakan diplomasi buah yang dijalani Taiwan selama bertahun-tahun telah membuahkan hasil, mendapat sambutan yang luar biasa dari petani Fiji. Artikel yang bertajuk “ Diplomasi Buah, Taiwan membina hubungan dengan Republik Fiji”, tim teknisi bersama petani lokal melakukan pertukaran teknologi canggih Taiwan, secara efektif meningkatkan pendapatan petani lokal.
Kepala Representatif Kantor Dagang Taipei di Fiji, Paul Chen (陳盈連) menyampaikan, meskipun Taiwan dan Fiji tidak menjalin hubungan diplomatik, akan tetapi tidak menghalangi kerja sama pertukaran bilateral di berbagai sektor. Tim teknisi Taiwan akan memanfaatkan teknologi canggih untuk mendukung perkembangan sektor pertanian Fiji dan meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pertanian. Cakupan lahan pertanian cerdas Suva mencapai 3 hektar, selain buah naga dan buah delima menjadi lahan percontohan, masih akan dibangun rumah kaca cerdas dan laboratorium penelitian untuk memaksimalkan lingkungan pertanian.
Petani asal Fiji, Josh Tulele yang mendapat bantuan dari tim teknisi Taiwan selama bertahun-tahun, saat diwawancarai media, ia memuji teknologi pertanian Taiwan yang unggul. Ia juga mengatakan, dalam keluarganya ada 20 kerabat yang melibatkan diri dalam penanaman dan pemasaran buah naga dan buah delima, ini dapat meningkatkan pendapatan keluarga dengan signifikan, berharap teknik penanaman ini dapat diperluas untuk semakin banyak petani lokal, agar di masa mendatang produk buah yang dihasilkan dapat diekspor keluar negeri.
Kantor Dagang Taipei di kota Suva Fiji didirikan pada tahun 1971, sedangkan tim teknisi pertanian terbentuk pada tahun 1978, beberapa tahun terakhir ini membantu petani lokal bercocok tanam buah naga dan buah delima yang memiliki nilai ekonomis tinggi, masih mengajari petani memasarkan produk dan membangun jalur ekspor. Tim teknisi pertanian di kawasan Caboni juga membangun pos budidaya perikanan dan secara aktif mempromosikan program akuakultur, pembiakan benih udang putih, bandeng, belanak, kerapu, baronang, memberikan pelatihan kepada petani yang dapat memperbaiki penghidupan mereka, kini terlihat pencapaian yang luar biasa atas upaya selama bertahun-tahun.
Beberapa tahun terakhir ini Taiwan membangun pertanian cerdas di Suva, diprakirakan mulai aktif pada Mei 2024. Pada lahan pertanian ada laboratorium riset pembiakan, yang akan memproduksi benih dalam skala besar, selain membantu petani Fiji merevitalisasi produksi pisang, memfasilitasi ekspor keluar negeri, saat bersamaan membuat perencanaan budidaya produk talas spesias baru, lebih giat membantu ketahanan pangan Fiji dan kawasan Pasifik karena perubahan iklim.