(Taiwan, ROC) --- Saat perayaan Tahun Baru Imlek tiba, menerima dan memberikan angpau menjadi hal yang ditunggu-tunggu, atau bahkan malah membuat beberapa orang merasa terbebani.
Setiap keluarga memiliki kebiasaan yang berbeda, dan sebenarnya sampai kapan seseorang bisa menerima angpau?
Selain di Taiwan, masyarakat Korea ternyata juga memiliki kebiasaan memberikan angpau. Menurut pemberitaan dari media Yonhap News Agency, baru-baru ini terjadi perdebatan tentang pemberian angpau di antara netizen Korea.
Dan ternyata, ada pihak di Negeri Ginseng yang melakukan survei menanyakan sampai kapan seseorang bisa menerima angpau? Dan jawaban terbanyak adalah "terus menerima sampai sudah bekerja".
示意圖/取自Pexels
Media Yonhap News Agency melaporkan bahwa jaringan toserba di Korea, CU, mengumumkan hasil survei tentang angpau yang dilakukan melalui aplikasi "Pocket CU" pada tanggal 9 Februari 2024, di mana jawaban bahwa angpau harus "diterima terus sampai bekerja" merupakan yang terbanyak, mencakup 34.7% dari total responden.
Jawaban dengan jumlah terbanyak selanjutnya adalah "diberikan kepada semua orang di bawah umur" mencakup 30.4%, dan "selama seseorang datang berkunjung selama Tahun Baru, angpau akan diberikan tanpa memandang usia" mencakup 18.4%.
Selain itu, 6.7% orang berpikir bahwa angpau "hanya diberikan kepada anak-anak", dan ada 2.1% responden yang menjawab angpau adalah "uang dari orang yang berpenghasilan lebih untuk diberikan kepada mereka yang berpenghasilan lebih sedikit".
示意圖/翻攝自pexels
Menarik untuk dicatat, survei ini dilakukan terhadap orang Korea berusia 20 hingga 40 tahun lebih. Dan di antara mereka yang menjawab bahwa angpau bisa "diterima terus sampai bekerja," 48% nya adalah orang berusia 20-an, yang bisa diartikan bahwa proporsi pencari kerja cukup tinggi di kalangan muda berusia 20-an.
Di antara responden dengan usia 30-an, 39% nya menyatakan bahwa angpau seharusnya adalah "uang dari orang yang berpenghasilan lebih untuk diberikan kepada orang yang berpenghasilan lebih sedikit".
Sedangkan di kalangan responden usia 40-an yang memiliki pendapatan relatif stabil, 44% nya menyatakan akan memberikan angpau kepada semua orang di bawah umur.
Selain itu, Lotte juga melakukan survei serupa pada Januari tahun ini terhadap 2000 pria dan wanita di atas usia 20 tahun.
Hasil survei Lotte tersebut mengungkap bahwa 69.4% responden berpikir bahwa "mahasiswa dan siswa SMA seharusnya masih mendapatkan angpau", 16.5% berpikir angpau "diterima sampai bekerja", dan 5.1% berpikir angpau "diterima sampai menikah".