(Taiwan, ROC) --- Dalam dua hari ini (8/2 dan 9/2), pengaruh kuat dari massa udara dingin yang datang dari utara bumi, membuat suhu di berbagai wilayah di Taiwan turun drastis.
Petugas di stasiun pemantau cuaca mencatat bahwa mulai Rabu kemarin (7/2), salju telah turun di kawasan pegunungan Yushan. Hingga Kamis siang (8/2), salju di Yushan sudah mencapai ketebalan 5 cm.

圖/中央氣象署提供
Pakar cuaca di Taiwan, Wu Der-romg (吳德榮), menjelaskan, berdasarkan simulasi cuaca terbaru dari European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) yang diambil pada Rabu malam (7/2) pukul 20:00, diprediksi bahwa selama dua hari ini (8/2 dan 9/2), wilayah utara hingga sentral akan mengalami penurunan suhu yang signifikan. Selain suhu yang dingin, intensitas hujan juga akan meningkat.
Warga diimbau untuk memperhatikan jenis pakaian yang dikenakan dan tetap senantiasa menjaga kehangatan tubuh.
Suhu di daerah pesisir utara dan beberapa area dataran rendah diperkirakan akan turun hingga 10C. Sedangkan kawasan pegunungan yang berada di ketinggian di atas 3200 meter, seperti Yushan, Xueshan, Nanhushan, dan Hehuanshan, berkemungkinan turun salju.

圖/中央氣象署提供
Simulasi cuaca terbaru menunjukkan bahwa pada hari pertama Tahun Baru Imlek (10/2), intensitas hujan akan berkurang, namun cuaca masih berada di bawah pengaruh "massa udara dingin yang kuat."
Bagian barat Taiwan akan mengalami cuaca cerah dan kering, sedangkan hujan sporadis di bagian timur juga akan berangsur-angsur mereda.
Mulai hari kedua Tahun Baru Imlek (11/2) hingga hari kelima (14/2), cuaca di Taiwan diprediksi akan cerah dan stabil. Massa udara dingin secara bertahap melemah, dengan sinar matahari di siang hari yang nyaman. Meski demikian, suhu akan turun ketika malam hari tiba.