(Taiwan, ROC) -- Sebagai antisipasi karena tidak sedikit warga Taiwan yang menggunakan masa liburan panjang tahun baru Imlek untuk berwisata ke objek wisata keagamaan dan bersembahyang, Kementerian Dalam Negeri secara khusus mempromosikan agar warga memperbanyak penggunakan situs “Peta Budaya Keagamaan dan Kepercayaan Taiwan”, yang di dalamnya mencakup pemandu jalan menuju objek pemandangan keagamaan, sehingga saat warga mendatangi objek-objek ini juga bisa menikmati perjalanan peninggalan sejarah dan budaya keagamaan
Taiwan memiliki keragaman kepercayaan dan agama, warga Taiwan juga memiliki tradisi kebiasaan menggunakan masa liburan tahun baru Imlek untuk bersembahyang ke kuil meminta berkah, untuk itu Kementerian Dalam Negeri secara khusus mempromosikan agar warga memperbanyak penggunaan situs “Peta Budaya Keagamaan dan Kepercayaan Taiwan” yang berisi pemandu jalan objek wisata keamaan termasuk di dalamnya “Seratus Pemandangan Keagamaan dan Kepercayaan Taiwan” dan “Warisan Budaya Keagamaan dan Kepercayaan Taiwan” serta ragam informasi, di mana masyarakat dapat kapan saja dan setiap saat menggunakan aplikasi untuk melakukan perjalanan wisata keagamaan.
Situs “Peta Budaya Keagamaan dan Kepercayaan Taiwan” ini mencakup berbagai ragam panduan wisata keagamaan, bagi warga yang ingin bersembahyang dapat memilih Long Shan Temple dan Nankunshen Temple Taipei, mereka yang suka berfoto dapat mengunjungi Chi-Nan Presbyterian Church, Luce Memorial Chapel di Universitas Tunghai Taichung, Wanjin Catholic Basilica (萬金聖母聖殿) Pingtung dan arsitektur lainnya, merupakan pemandangan yang menarik untuk berfoto.
Namun Kementerian Dalam Negeri juga mengimbau, ketika sembahyang dan berlibur menikmati objek wisata keagamaan, jangan lupa untuk menghormati dan melestarikan warisan budaya keagamaan dan kepercayaan, dengan memilih peralatan sembahyang yang ramah lingkungan, tidak merusak lingkungan alam, dan juga menjaga ketenangan di lokasi yang dikunjungi, agar sembahyang dilakukan dapat lebih khusyuk dan ramah lingkungan.