(Taiwan, ROC) - Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Eswatini, Pholile Shakantu telah mengakhiri kunjungannya di Taiwan setelah menandatangani pernyataan bersama untuk menegaskan kembali persahabatan bilateral yang kukuh.
Melalui sebuah keterangan pers yang dirilis pada hari Senin, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan mengemukakan, sebagai menteri luar negeri negara sahabat pertama yang berkunjung ke Taiwan sejak berakhirnya pemilihan umum presiden dan anggota parlemen Taiwan, Shakantu mengadakan pertemuan dengan sejumlah petinggi termasuk Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Presiden terpilih yakni Wakil Presiden Lai Ching-te (賴清德), mengadakan perlawatan ke beberapa tempat, dan berkali-kali menegaskan kembali apresiasi dan dukungan Eswatini pada Taiwan.
MOFA melanjutkan, pada masa kunjungannya, Shakantu juga menandatangani sebuah pernyataan bersama dengan Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu (吳釗燮), untuk menyoroti kembali persahabatan yang solid dan kukuh antara Taiwan dan Eswatini, serta keinginan bersama kedua belah pihak untuk mempererat hubungan kerja sama.
Direktur Jenderal Departemen Urusan Asia Barat MOFA Ho Chung-yi (賀忠義) mengatakan, “Atas dasar kerja sama yang solid di masa lalu, kami akan mendorong pembangunan infrastruktur, pemberdayaan perempuan, kesehatan masyarakat, pendidikan, pertukaran dan pelatihan bakat, informasi dan komunikasi, interaksi antar kota, pertanian, perikanan, peternakan, ketahanan pangan, dan terus memperdalam hubungan kedua negara.”
Eswatini menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan sejak kemerdekaannya pada tahun 1968. Persahabatan kedua negara pada tahun ini telah memasuki tahun ke-56. MOFA menegaskan akan terus menjaga kerja sama yang erat dengan pemerintah Eswatini, mempromosikan kerja sama saling menguntungkan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat persahabatan kedua negara.