(Taiwan, ROC) – Depresi pada lansia seringkali disebabkan oleh menurunnya berbagai fungsi dan kehilangan lainnya. Direktur dari Pusat Kesehatan Mental Yayasan Tung, Yeh Ya-hsing (葉雅馨) menyampaikan pada 25 Januari lalu, bahwa berdasarkan studi yang dipublikasikan di jurnal “Clinical Gastroenterology and Hepatology” September tahun lalu, lansia dengan masalah pencernaan lebih mudah merasa kesepian dan depresi, dan sangat terkait dengan depresi menengah hingga berat.
Yeh Ya-hsing menunjukkan bahwa studi tersebut menganalisa data dari 7.110 orang dengan usia di atas 50 tahun beserta pasangannya yang berada di Amerika Serikat (AS) mulai 2008 hingga 2016 terkait dengan “studi pensiun dan kesehatan Universitas Michigan” untuk mengetahui hubungan antara kesepian, depresi, dan isolasi sosial di kalangan orang tua dengan ada atau tidaknya masalah pencernaan. Hasilnya menunjukkan, bahwa 56% responden memiliki penyakit pencernaan dan 44% tidak memiliki masalah tersebut. Responden yang memiliki masalah pencernaan, 60,4% merasa kesepian, 12,7% menderita depresi berat, dan 8,9% merasa terisolasi secara sosial. Sementara dari responden yang tidak memiliki masalah pencernaan, 55,6% merasa kesepian, 7,5% menderita depresi berat, dan 8,7% merasa terisolasi secara sosial. Hasil studi juga menemukan bahwa orang yang memiliki masalah pencernaan melaporkan kesehatan mereka dengan kondisi “buruk atau sedang” dan merasa kesepian, serta depresi sedang hingga berat. Ada korelasi yang tinggi antara gejala tersebut dengan laporan status kesehatan secara mandiri dari “buruk hingga sedang.”
Kepala Ilmu Kesehatan Populasi Nasional dari Institut Kesehatan Nasional, Chiou Hung-yi (邱弘毅) menjelaskan, meskipun tidak mungkin mengklarifikasi hubungan sebab akibat antara penyakit pencernaan dengan kesepian, depresi, dan isolasi sosial, dapat dikonfirmasi bahwa hal-hal itu saling terkait. Ia pun menyampaikan, bahwa hasil studi ini dapat mengingatkan para dokter dalam ilmu terkait untuk memperhatikan status psikologi pasien ketika mendiagnosis dan mengobati penyakit pencernaan pada orang tua.
Yeh Ya-hsing mengutarakan bahwa depresi sering kali muncul dalam berbagai bentuk fisik dan mental, seperti dada sesak, ketidaknyamanan jantung, masalah pencernaan.
Ia menyampaikan, jika menemukan bahwa orang tuamu merasa kesepian atau depresi, Anda dapat membantunya dengan 3 cara. Pertama, “identifikasi” perbedaan rutinitas harian orang tua dan kondisinya saat ini dengan kondisi 2 bulan yang lalu, kedua mengajarkan orang tua bagaimana bersikap di rumah, berinteraksi dengan kerabat dan teman, seperti melalui LINE, telepon, dan lainnya, kemudian dorong orang tua untuk melakukan kebiasaan berlatih gerakan, seperti menggerakkan tangan di depan TV dan melakukan latihan dengan instruksi dari video.