(Taiwan, ROC) --- Ahli klimatologi di Taiwan, Wu Der-romg (吳德榮) mengingatkan bahwa gelombang hawa dingin bertahap menyelimuti kawasan Taiwan semenjak Minggu hari ini (21/1). Mulai Selasa (23/1) hingga Kamis (25/1), suhu terendah di seluruh wilayah bisa turun di bawah 5C.
Menurut Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), gelombang hawa dingin hari ini bergerak ke selatan, membuat utara dan timur laut Taiwan menjadi kawasan pertama yang merasakan hawa dingin. Wilayah tersebut akan mengalami hujan ringan, sedangkan pegunungan tengah dan Selatan Taiwan, juga mengalami hujan sporadis.

(圖/氣象署)
CWA melanjutkan, pada hari Senin (22/1), gelombang hawa dingin terus bergerak ke selatan, membuat suhu menurun secara bertahap. Suhu di utara Taiwan bisa mencapai standar sangat dingin, yakni ≤10C.
Selasa (23/1) dan Rabu (24/1) diprediksi menjadi hari dengan suhu terendah (dingin), hawa sangat dingin akan terasa di hampir seluruh wilayah. Diperkirakan suhu terendah akan terjadi di Tainan hingga ke utara dan Hualien-Taitung sekitar 7C-9C derajat, kemudian Kaohsiung hingga Pingtung yang hanya berada di rentang 9C-12C.
Wu Der-romg mengingatkan, dari Selasa (23/1) hingga Kamis pagi (25/1), suhu di seluruh wilayah akan turun ke titik terendah, dengan beberapa daerah di dataran rendah bisa mencapai suhu 5C, atau bahkan lebih rendah.
Jika dibandingkan dengan gelombang hawa dingin pada tahun 2016, intensitas dingin kali ini lebih lemah sekitar 3C-4C.
Semenjak Rabu (24/1) hingga Sabtu (27/1) kelembapan akan mulai berkurang, area hujan di timur Taiwan berangsur menyusut, dan cuaca di bagian barat Taiwan semakin stabil. Mulai Kamis siang (251/) hingga Sabtu (27/1), gelombang hawa dingin akan melemah dan suhu akan naik secara bertahap.