(Taiwan, ROC) --- Seorang pengguna forum media sosial lokal Taiwan, PTT, baru-baru ini memulai diskusi mengenai karakteristik orang miskin. Berdasarkan pengalamannya, ia pun menyebutkan tiga ciri khas, meliputi kebiasaan makan berlebihan, gaya bicara berlebihan, mementingkan gaya berpenampilan.
"Baru setelah bertambah usia saya menyadari bahwa latar belakang keluarga saya ternyata miskin", tulis pengguna bersangkutan di forum PTT, sembari memulai diskusi.

圖/PTT
Sang pengunggah membagikan bahwa sejak kecil hingga dewasa ia tahu keluarganya tidak kaya, tetapi tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sangat miskin, sehingga ia menjadi orang yang sangat berambisi.
"Seberapa miskin? Jika dalam sebuah kelas ada 50 orang, keluarga saya termasuk tiga terbawah dalam hal kekayaan," terang sang pengunggah.
Sang pengunggah melanjutkan bahwa dia baru menyadari latar belakang keluarganya miskin setelah beranjak dewasa. Meski sejak kecil ia tahu bahwa keluarganya tidak kaya, tetapi ia tidak menyadari bahwa kondisinya sebenarnya termasuk miskin. Hal ini membuatnya sering berperilaku dengan cara yang sangat berusaha keras untuk menutupi keadaan tersebut.
Karena alasan ini, ia mulai mengamati perilaku orang lain dan merangkum apa yang ia anggap sebagai "karakteristik orang miskin".

圖/PEXELS
Ciri pertama adalah "kebiasaan makan berlebihan," terutama makanan manis dan camilan. Menurut analisisnya, karena keluarganya tidak mampu menyediakan makanan yang cukup saat ia kecil, sehingga ketika dewasa, ia cenderung melampiaskan "keinginan makan" dengan mengonsumsi makanan manis dan camilan secara berlebihan, seolah-olah belum pernah kenyang sebelumnya.
Kedua, adalah cara berbicara yang berlebihan dan kecenderungan untuk mempertahankan penampilan. Hal ini dilakukan karena takut orang lain mengetahui latar belakang kemiskinannya, sehingga sering menghias diri dengan aksesori untuk terlihat hidup dengan baik.
Ia juga penasaran apakah orang lain memiliki pengamatan serupa tentang perilaku kemiskinan dengan bertanya, "Apa ciri khas paling konkret dari kemiskinan?"
Pertanyaan ini kemudian memicu diskusi di mana banyak orang setuju dengan poin-poin tersebut, dan menambahkan observasi mereka sendiri.
Misalnya, ada salah seorang netizen yang berkomentar, "Orang miskin sering merasa rendah diri tapi sok sombong, suka pamer, ciri khasnya adalah selalu mengeluh tanpa mau memperbaiki diri."
Selain itu, ada juga yang menyebutkan bahwa mitos kebiasaan "menggunakan sandal jepit" yang sulit diubah meski sudah dewasa, adalah salah satu tanda dari kemiskinan.

圖/聯合報