(Taiwan, ROC) - Sebuah delegasi tingkat tinggi dari Amerika Serikat yang anggotanya mencakup mantan Penasihat Keamanan Nasional Stephen Hadley, mantan Menteri Luar Negeri James Steinberg, dan Kepala Institut Amerika di Taiwan (AIT) Laura Rosenberger, tiba di Taiwan pada hari Minggu dan mengadakan pertemuan dengan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), dan juga Presiden dan Wakil Presiden terpilih Lai Ching-te dan Hsiao Bi-khim.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kepresidenan, Presiden Tsai menyampaikan apresiasi pada Amerika Serikat atas dukungan yang ditampilkan melalui kedatangan delegasi tingkat tinggi ini satu hari setelah berakhirnya pemilu di Taiwan, juga mengharapkan kemajuan berikutnya dalam perkembangan hubungan Taiwan-AS.
Presiden mengatakan, “Di tahun yang baru, Taiwan akan memulai perjalanan baru. Yang tidak berubah adalah Taiwan harus terus maju dan berkembang. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Amerika Serikat dan semua tamu terhormat atas perhatian dan dukungannya terhadap Taiwan. Kami juga berharap bahwa hubungan Taiwan-AS akan terus maju dan menjadi motivasi penting bagi kemakmuran dan pembangunan regional dan global.”
Sementara itu, Steinberg menekankan bahwa kebijakan AS terhadap Taiwan selalu konsisten dan berkelanjutan, juga menganjurkan penyelesaian damai atas perselisihan lintas Selat Taiwan.
Steinberg mengatakan, "Ini adalah kebijakan konsisten AS selama beberapa dekade, baik di bawah pemerintahan (Partai) Demokrat maupun Republik. Berdasarkan hubungan informal tapi hangat antara Taiwan dan AS, AS juga mengutamakan pentingnya penyelesaian perselisihan lintas selat secara damai, serta menaruh perhatian besar pada digelarnya dialog, dan menentang perubahan status quo secara sepihak.”
Tidak lama usai pertemuan di Kantor Kepresidenan, delegasi AS berkunjung ke Markas Besar Partai Progresif Demokratik (DPP) di Taipei dan mengadakan dialog dengan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Lai Ching-te dan Hsiao Bi-khim.
Lai menguraikan kemajuan yang dicapai Taiwan dalam delapan tahun silam, dan bersumpah akan berupaya melindungi perdamaian dan kemakmuran berdasarkan fondasi yang ada.
Lai mengatakan, “Sebagaimana telah berulang kali ditekankan oleh Presiden Tsai Ing-wen, Taiwan sekarang ini adalah Taiwannya dunia. Ke depannya, di bawah kepemimpinan Wakil Presiden terpilih Bi-khim dan saya sendiri, Taiwan akan terus menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan atas fondasi yang telah dibangun Presiden Tsai Ing-wen.”
Lai juga berharap AS dapat terus mendukung Taiwan, memperdalam kolaborasi saling menguntungkan di berbagai bidang, dan bekerja sama dengan mitra demokratis untuk menjamin perdamaian dan kemakmuran kawasan.