(Taiwan, ROC) -- Kandidat calon presiden Taiwan dari Partai Progresif Demokratik (DPP), Lai Ching-te (賴清德) bersama dengan kandidat calon wakil presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) memberikan pidato kemenangannya pada hari ini (13/1) pukul 20:30. Lai Ching-te menyampaikan, bahwa dirinya telah menerima telepon ucapan selamat dari lawan-lawannya, kemudian memberikan ucapan selamat untuk kemenangan kursi legislatif, serta harapan untuk bekerja sama di masa depan.
Dalam pidatonya, Lai Ching-te menyampaikan bahwa Pemilu Presiden dan Wakil Presiden ke-16 serta Pemilu Legislatif ke-11 telah dilaksanakan dengan sukses. Ia berterima kasih pada masyarakat Taiwan yang telah menorehkan sejarah baru dan menunjukkan kepada dunia bahwa mereka menghargai sistem demokrasi. Hal ini merupakan kegigihan di mana semua orang pantang menyerah. Ia berterima kasih kepada pihak lawan yang telah memperlihatkan sikap demokratis. Ia juga memberikan ucapan selamat bagi Kuomintang (KMT) dan Partai Rakyat Taiwan (TPP) yang mendapatkan kemenangan kursi di Yuan Legislatif. Ia berharap untuk bersatu dan bekerja sama di masa depan.
Ia menyampaikan, bahwa Pemilu Taiwan merupakan pemilu dunia di tahun 2024 yang paling menarik perhatian. Taiwan telah mendapatkan kemenangan pertama dari kubu demokrasi. Kemenangan ini memiliki 3 hal yang signifikan, pertama, Taiwan memberi tahu dunia, bahwa antara demokrasi dan otoritarianisme , Taiwan memilih untuk berdiri di kubu demokrasi. Republik Tiongkok (Taiwan) dan aliansi sekutu internasional akan berjalan beriringan. Kedua, masyarakat menggunakan tindakan untuk menolak intervensi kekuatan eksternal, karena semua orang percaya bahwa "mereka memilih presidennya sendiri". Ketiga, Lai menyampaikan, bahwa dari ketiga kandidat, pasangan Lai dan Hsiao menerima dukungan terbanyak, dan ia menyampaikan bahwa negaranya berada di jalur yang benar, serta tidak akan berbalik atau melihat ke belakang.
Surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Taiwan ke-16 dibuka hari ini. Berdasarkan data statistik Komisi Pemilihan Umum Taiwan (CEC), hingga pukul 20:20, kandidat calon presiden dan wakil presiden dari DPP Lai Ching-te dan Hsiao Bi-khim terus memimpin dengan perolehan 5.430.397 suara (40,1%). Pasangan Ke Wen-je dan Cynthia Wu serta Hou Yu-ih dan Jaw Shaw-kong telah mengumumkan kekalahan mereka.