(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 9 Januari 2024, Kementerian Pertahanan Nasional (MND) mengeluarkan peringatan pertahanan udara nasional menyusul peluncuran satelit oleh Tiongkok. Hal ini kemudian menimbulkan banyak kontroversi, salah satunya adalah dugaan intervensi pemilu.
Kamis hari ini (11/1), Perdana Menteri Chen Chien-jen (陳建仁) menyatakan, dalam menghadapi roket pembawa satelit Tiongkok yang menyimpang dari rute penerbangan, pihak MND dengan cepat dan tegas mengambil keputusan untuk mengeluarkan peringatan melalui pesan singkat.
PM Chen mengapresiasi profesionalisme dan keberanian staf MND, serta berharap mereka tetap bersemangat dan tidak patah semangat. Juru bicara Yuan Eksekutif, Lin Tze-luen (林子倫), juga sempat menyampaikan instruksi dari Perdana Menteri saat perhelatan konferensi pers di Yuan Eksekutif.
Perdana Menteri Chen Chien-jen mengatakan, menghadapi roket pembawa satelit Tiongkok yang menyimpang dari rute, membuat MND bertindak cepat dan tegas, untuk kemudian mengeluarkan peringatan melalui pesan singkat, demi memastikan keamanan nasional dan keselamatan warga.
Menanggapi tuduhan manipulasi pemilu yang saat ini tengah berkembang di masyarakat, PM Chen menyampaikan harapannya agar staf MND tidak terpengaruh dan tidak patah semangat.
Lin Tze-luen mengatakan, "Kali ini, mereka yang menuduh staf MND sebagai manipulator pemilu. Ini jelas sangat tidak adil dan tidak bertanggung jawab. Perdana Menteri secara khusus memberi semangat kepada seluruh anggota untuk jangan patah semangat. Profesionalisme dan penilaian Anda semua dihargai dan diakui oleh masyarakat."
PM Chen menambahkan, mekanisme peringatan melalui pesan singkat bertujuan untuk memberitahukan warga dalam waktu sesingkat mungkin saat terjadi situasi darurat yang dapat membahayakan. Mekanisme ini diberikan agar semua orang dapat waspada dan mendapatkan lebih banyak waktu untuk merespons.
PM Chen melanjutkan, di negara-negara yang memiliki sistem peringatan serupa, juga terdapat kasus di mana kondisi mendesak, yang menyebabkan informasi yang diberikan tidak cukup lengkap.
Mengambil pelajaran dari isi pesan singkat kali ini, PM Chen berharap penggunaan kata dan frasa dalam bahasa asing dapat lebih tepat dan akurat.
PM Chen meminta untuk perlu dilakukan inventarisasi dan penyusunan draf referensi terhadap seluruh skenario yang mungkin akan terjadi di masa mendatang.
Di samping itu, juga perlu menyusun perencanaan terhadap sumber penerjemahan yang bisa segera digunakan sebagai cara untuk mengoptimalkan mekanisme publikasi sistem peringatan.
Lebih penting lagi, saat mengirimkan pesan di masa depan, harus ada komunikasi simultan kepada masyarakat. Penting untuk memanfaatkan waktu emas agar seluruh warga dapat memahami perkembangan sepenuhnya dari kejadian tersebut, guna menghindari terjadinya penyebaran informasi yang salah atau menyesatkan.
Selain itu, menurut peringatan yang diberikan, Tiongkok akan melaksanakan dua peluncuran satelit pada tanggal 11 Januari 2024. MND menyatakan bahwa kedua peluncuran tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi Taiwan.
Militer Taiwan menggunakan sistem pemantauan dan intelijen untuk secara cermat memantau dinamika dan lintasan roket terkait, serta mengambil tindakan pencegahan, penanganan, dan pengumuman yang tepat sasaran.