Masyarakat di Taiwan menerima pesan peringatan pada hari ini (9/1), di mana pesan tersebut merupakan pesan dari Kementerian Pertahanan Taiwan (MND) yang menyatakan, bahwa Republik Rakyat Tiongkok (RRT) meluncurkan satelit pada pukul 15:03 dan telah melewati langit selatan. Namun, dalam versi bahasa Inggris, tertulis bahwa hal tersebut adalah rudal (missile). Terkait dengan hal ini, MND menyampaikan, bahwa versi Bahasa Inggris tidak diperbarui secara bersamaan dengan kata-kata sistem aslinya karena kelalaian, dan hal tersebut tidak secara akurat menyampaikan bahwa benda tersebut adalah satelit, bukan rudal. MND pun meminta maaf kepada masyarakat.
MND menyampaikan, bahwa RRT meluncurkan misi satelit dari roket pembawa seri Long March dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Sichuan pada 9 Januari 2024 pukul 15:03. Roket tersebut terbang ke wilayah selatan Taiwan tanpa peringatan dengan ketinggian di luar atmosfir. Militer nasional Taiwan menggunakan sistem intelijen, pengawasan, dan pengintaian gabungan untuk menangkap dinamika balistik, lintasan, dan informasi lain yang relevan secara cermat, kemudian mengaktifkan sistem peringatan ancaman udara, memberi tahu masyarakat melalui pesan teks untuk meningkatkan kewaspadaan.
MND menekankan, bahwa pesan teks berbahasa Inggris tidak diperbarui secara bersamaan karena adanya kelalaian dan tidak akurat dalam mengungkapkan peluncuran satelit, bukan rudal. MND pun meminta maaf kepada masyarakat.