(Taiwan, ROC) Harapan 2024 terkait perkembangan hubungan AS-RRT, pakar wadah pemikir AS urusan RRT, Scott Kennedy mengemukakan hal yang paling mendesak adalah upaya keras menghindari konflik selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan yang kian menegang. Apapun hasil pemilu Taiwan, setiap pihak wajib lebih seksama dalam bertindak, melakukan niat awal dan ekstra hati-hati.
Penasihat urusan dagang dan ekonomi RRT dari Wadah Pemikir AS (Center for Strategic and International Studies , CSIS), Scott Kennedy kemarin (3/1) dalam situs resmi menyampaikan harapan 2024 terhadap hubungan AS-RRT.
Scott Kennedy mengatakan, situasi normal AS-RRT yang disebut dengan competition without conflict, tak diduga kembali pada era pembinaan hubungan, AS-RRT terus mengupayakan mengurangi konflik militer dan perpecahan dalam risiko negatif yang paling buruk, hal ini patut mendapat pujian.
Analisa harapan perkembangan AS-RRT tahun 2024, Kennedy mengemukakan, hal yang paling mendesak adalah melakukan segala upaya untuk menghindari meningkatnya ketegangan dan konflik di Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan. Apapun hasil pemilu Taiwan, semua pihak harus lebih berhati-hati dalam bertindak, akan mulai menjabat pada bulan Mei maka perlu ekstra hati-hati. Situasi Filipina juga mengalami hal yang sama kompleksnya, menghadapi provokasi dari Beijing yang kian intens, semestinya mencari solusi untuk meredakan ketegangan RRT-Filipina yang memperebutkan Second Thomas Shoal.
Kennedy mengemukakan, seiirng dengan dibangunnya dialog baru, hubungan AS-RRT dalam aspek perdagangan, teknologi, kecerdasan buatan, iklim dan keamanan perlu dibahas secara menyeluruh. Dikarenakan kurangnya komunikasi, maka dialog menjadi alat yang bernilai, setelah itu kedua belah pihak baru dapat menyempurnakan agenda pekerjaan masing-masing dan bertahap ke pembahasan untuk mencapai hasil yang substantif.
Kennedy mengatakan, pemerintahan Presiden Joe Biden bersama negara-negara sahabat di Eropa dan Asia memperluas dan mendalami negosiasi dan saling berkoordinasi mengenai kebijakan RRT. Konsensus umum mengenai pengurangan risiko adalah berbagai sektor diperlukan untuk menerapkan keamanan ekonomi, peraturan terkait ekonomi digital, menerapkan komitmen terbaru Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (COP28), dan merevitalisasi Organisasi Perdagangan (WTO) untuk mencegah runtuhnya sistem perdagangan global.
Kennedy beranggapan, pemerintah Biden wajib mengadopsi langkah-langkah yang lebih tersistematis, dengan demikian bermanfaat untuk kemajuan yang seimbang dan mengurangi gejolak dalam hubungan AS-RRT, juga mengurangi kritikan dari Beijing, negara-negara lain atau pandangan dari masyarakat dalam negeri.