History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenlu : Impor Daging Babi AS Mengandung Ractopamine Tidak Merugikan Hak Warga, Kemenlu Mengecam Komentar Yang Tidak Benar

  • 30 December, 2023
  • 李珮菁
Kemenlu : Impor Daging Babi AS Mengandung Ractopamine Tidak Merugikan Hak Warga, Kemenlu Mengecam Komentar Yang Tidak Benar
Juru Bicara Kemenlu Jeff Liu (foto: MOFA)

(Taiwan, ROC) -- Berkaitan dengan topik yang disampaikan oleh kandidat legislator partai politik Kuomintang (KMT) Hsu Chiao-hsin (徐巧芯), Chang Sze-kang (張斯綱)、dan Yu Shu-huei (游淑慧) dalam konferensi pers “mengungkap rahasia daging babi impor yang mengandung ractopamine” pada hari Selasa, 26 Desember lalu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Jeff Liu (劉永健) merespons, konten yang disampaikan dalam konferensi tersebut semata-mata hanya proses komunikasi antara Taiwan-Amerika Serikat (AS). Fokus utama adalah pemerintah dan kantor perwakilan luar negeri tidak mengalah karena mendapat tekanan, sebaliknya ia membantah beberapa kandidat legislator yang menginginkan publisitas kemudian sengaja mengungkit hal yang tidak benar untuk menjelekkan kantor perwakilan luar negeri. Berkaitan dengan hal ini, kemenlu mengecam keras.

Konferensi pers yang digelar oleh beberapa kandidat legislator menyampaikan, sebelum pemerintah membuka daging babi impor AS yang mengandung ractopamine, asosiasi produsen daging babi AS bersama kantor perwakilan ROC telah bernegosiasi membahas permasalahan label lokasi produksi, kondisi demikian diragukan strategi keamanan Taiwan melibatkan pihak luar yakni asosiasi.

Jubir Kemenlu Jeff Liu mengatakan, konten konferensi pers yang disampaikan oleh parpol KMT berkaitan dengan proses negosiasi antara unit dari kantor perwakilan luar negeri dan pihak produsen, bukan pada hasil akhir, yang dititikberatkan adalah proses negosiasi dari kantor perwakilan belum pernah mengorbankan hak kepentingan masyarakat. Jeff Liu mengatakan, “dibukanya daging babi impor AS mengandung ractopamine hingga saat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan berulang kali menegaskan ketentuan untuk pelabelan yang membubuhkan lokasi produksi, pemerintah dan kantor perwakilan tidak pernah menyerah karena mendapat tekanan. Diplomasi semestinya tidak membedakan partai, akan tetapi beberapa kandidat legislator dari partai oposisi sengaja mengungkit hal yang tidak benar untuk meningkatkan publisitas dan mendapatkan suara, berkaitan dengan hal ini Kemenlu mengecam keras.”

Selain itu, berkaitan dengan pemegang paspor Republik Tiongkok ditolak saat masuk ke Kuba, Jubir Kemenlu Jeff Liu mengemukakan, pihaknya memantau website resmi pemerintah Kuba, tidak ada pengumuman terkait pembatasan pemegang paspor ROC memasuki Kuba, terkait dengan hal ini pihaknya akan meminta konsuler di kantor perwakilan Kolumbia untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Komentar

Terbarumore