(Taiwan, ROC) Kandidat Presiden dari partai KMT Hou You-yi kemarin (20/11) menyampaikan visi misinya, Taiwan yang membuka penempatan pekerja migran asing sejumlah 100.000 orang, pemerintah malah membantah. Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) mengatakan, telah berkali-kali menyampaikan ini adalah informasi yang tidak benar, sangat menyesali ada yang kembali mengungkit hal ini.
Menjelang pemilu tahun 2024, kandidat presiden Partai Taiwan People’s Party (TPP), Ko Wen-je (柯文哲), kandidat presiden partai Partai Progresif Demokratik (DPP), Lai Ching-te (賴清德) dan Hou You-yi kemarin malam (20/12) pukul 19:00 menggelar penyampaian visi misi perdana yang disiarkan melalui saluran televisi.
Pada putaran ke-2, Hou You-yi mengungkit, “Pemerintah bermaksud membuka 100.000 peluang kerja untuk pekerja migran asing asal India, Bloomberg memberitakan akan menandatangani nota kesepahaman (MoU), mengapa tidak mengakui” , Wakil Menteri Ketenagakerjaan Chen Ming-jen (陳明仁) menanggapi hal ini dan menyampaikan, ini adalah “informasi palsu, informasi yang salah”, Kementerian Ketenagakerjaan telah berulang-kali melakukan klarifikasi.
Chen Ming-jen mengatakan, Taiwan dan India belum melakukan penandatanganan MoU, lagipula penandatanganan MoU hanya sebuah resolusi dalam kerangka kerja, akan tetapi selanjutnya berkaitan dengan pekerja migran untuk sektor mana, jumlah pekerja, maupun sistem pengendalian yang digunakan, sambil menunggu penandatanganan MoU, baru dibahas dan dipastikan, apabila ada perkembangan lebih lanjut maka akan dipublikasikan.
Chen Ming-jen juga mengatakan, sangat menyesali karena pihaknya berulang kali diklarifikasi, masih ada yang mengungkit informasi palsu ini, memang sangat disesali.