(Taiwan, ROC) --- Undian nomor urut bagi pasangan capres dan cawapres dilakukan pada Senin awal pekan ini (11/12).
Pasangan nomor urut 1 adalah Ko Wen-je (柯文哲) dengan Cynthia Wu (吳欣盈). Pasangan nomor urut 2 adalah Lai Ching-te (賴清德) dengan Hsiao Bi-khim (蕭美琴). Sedangkan pasangan nomor urut 3 adalah Hou You-yi (侯友宜) dengan Chao Shao-kang (趙少康).
Calon presiden dari Partai TPP (Taiwan People’s Party), Ko Wen-je, mengatakan bahwa sebagai dokter, dia tidak terlalu mempertegas nomor yang didapat, karena itu hanya sebuah urutan.
Calon wakil presiden dari Partai DPP (Partai Progresif Demokratik), Hsiao Bi-khim, menyuarakan slogan "Kebaikan dan Kemapanan, Maju dengan Stabil".
Sementara juru bicara kantor kampanye calon presiden dari Partai KMT (Kuomintang), Lee Li-chen (李利貞), meneriakkan "Pilih nomor tiga, jadikan kami penopangmu".
Pada tanggal 11 Desember 2023, Central Election Commission (CEC), mengadakan pengundian nomor urut untuk calon presiden dan wakil presiden.
Calon wakil presiden dari Partai DPP, Hsiao Bi-khim, tiba lebih awal di lokasi bersama dengan Sekjen Kampanye Lai Ching-te, Pan Men-an (潘孟安).
Calon presiden dari Partai TPP, Ko Wen-je, juga hadir secara pribadi dengan didampingi oleh Sekjen Kampanye, Huang Shan-shan (黃珊珊). Saat Ko Wen-je tiba di lokasi, para pendukungnya berkumpul di pintu masuk dan meneriakkan slogan. Partai KMT diwakili oleh juru bicara kantor kampanye Hou You-yi, yakni Lee Li-chen.
Di tempat pengundian, Hsiao Bi-khim dan Ko Wen-je duduk terpisah dan hanya mengangguk satu sama lain saat tiba, kemudian meninggalkan lokasi tanpa interaksi lainnya.
Tiga kandidat mengikuti undian sesuai dengan urutan pendaftaran. Hsiao Bi-khim sebagai yang pertama mengambil nomor 2 dan berteriak "Kebaikan dan Kemapanan, Maju dengan Stabil."
Ko Wen-je kemudian mendapatkan nomor 1. Lee Li-chen, menarik nomor 3 dan berteriak "Pilih Nomor 3 untuk Presiden, Menjadi Penopang Anda."
Ko Wen-je tampak lebih tenang setelah pengundian dilakukan. Ia menyatakan, sebagai dokter, dia tidak terlalu memperhatikan hal itu, itu hanya sebuah nomor.
Ko Wen-je mengatakan, "Saya katakan pada Anda, saya seorang dokter, saya tidak terlalu memikirkan hal-hal seperti itu, itu hanya sebuah nomor, pemilih membutuhkan nomor untuk dipilih."
Selanjutnya, Hsiao Bi-khim menempelkan nomor 2 yang dia terima pada papan kampanye "Lai-Hsiao".
Hsiao Bi-khim mengatakan, tidak peduli nomor apa yang diterima, itu adalah rencana Tuhan dan berkah dari rakyat Taiwan. Ia juga sangat senang mendapatkan nomor 2 yang melambangkan kemenangan.
Hsiao Bi-khim mengatakan, "Apakah itu melindungi demokrasi dan perdamaian Taiwan, menciptakan kemakmuran, atau mempertahankan keadilan sosial dan keberlanjutan, saya percaya, semua itu akan terus mendapatkan dukungan dan pengakuan dari semua rakyat Taiwan. 'Pasangan Lai-Xiao' akan terus berusaha, kita harus memenangkan Taiwan, jika Taiwan menang, Taiwan akan menjadi Taiwan dunia."
Terakhir, pendukung muda dari kantor kampanye Hou You-yi meneriakkan slogan "Pilih Nomor 3 untuk Presiden, Menjadi Penopang Anda".