History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Harap Dibukanya Gedung Pelatihan Perawatan Korban Dapat Meningkatkan Perawatan Tentara Nasional

  • 04 December, 2023
  • 陳志勇
Presiden Tsai Harap Dibukanya Gedung Pelatihan Perawatan Korban Dapat Meningkatkan Perawatan Tentara Nasional
Presiden Tsai Harap Dibukanya Gedung Pelatihan Perawatan Korban Dapat Meningkatkan Perawatan Tentara Nasional

(Taiwan, ROC) - Kementerian Pertahanan Nasional (MND) hari Senin mengadakan pembukaan untuk Gedung Pelatihan Perawatan Korban Pertempuran Taktis dan Penyelamatan Kecelakaan Bencana, yang didirikan di bawah Pusat Pelatihan Pelayanan Medis dari Pusat Medis Pertahanan Nasional (NDMC).

Gedung pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan tentara nasional dalam penanganan korban pertempuran taktis, pertolongan bencana darurat, penyelamatan lingkungan khusus dan perawatan evakuasi, melalui lima sistem pelatihan simulasi utama yang mencakup perawatan korban perang dan kecelakaan bencana besar, penyelamatan multi-fungsi, perawatan kendaraan, serta penyelamatan lingkungan dan materi berbahaya.

Melalui sambutan pada pembukaan, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menegaskan bahwa NDMC sejak dulu bertugas membina perwira dan tentara serta melatih keterampilan penyelamatan korban tempur darurat, dan pembukaan gedung ini mewakili peningkatan teknologi dan pelatihan yang komprehensif, yang akan memberikan perlindungan yang lebih komprehensif pula bagi tentara nasional.

Presiden Tsai mengatakan, “Gedung yang dibuka hari ini memiliki lingkungan pelatihan penyelamatan multi-fungsi, termasuk penggunaan virtual reality (VR), augmented reality (AR) dan teknologi lainnya untuk menciptakan pelatihan penyelamatan di medan perang yang realistis. Kami percaya bahwa di masa depan, pusat pelatihan ini dapat terus memperkuat pelatihan dan teknologi tentang pertempuran taktis, korban pertempuran dan penyelamatan darurat, sehingga tentara nasional kita dapat memperoleh perlindungan yang lebih komprehensif.”

Menurut presiden, selain akan membuka kelas dan melatih hampir 3.800 orang untuk memperkuat keterampilan penyelamatan tentara nasional dan menjaga efektivitas tempur tentara secara keseluruhan, pusat pelatihan juga akan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi keterampilan penyelamatan darurat dalam dan luar negeri untuk meningkatkan keterampilan penyelamatan dan meningkatkan kualitas pengajaran.

Kepala negara berharap dibukanya gedung pelatihan ini dapat membantu peserta pelatihan mengembangkan kualitas psikologis untuk menahan tekanan tinggi, juga berharap lembaga dan rumah sakit terkait dapat menjalin kerja sama yang erat untuk menerapkan integrasi militer-sipil, memperkuat pertahanan sosial, dan memastikan mekanisme tanggap darurat dapat secara efektif mengoordinasikan sumber daya dari semua pihak untuk memaksimalkan energi penyelamatan.

Komentar

Terbarumore