History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Hou You-yi Mengusulkan untuk Membuka Pintu Bagi Pelajar Tiongkok, PM: Akan Menimbulkan Kecemasan Publik

  • 29 November, 2023
  • 尤繼富
Hou You-yi Mengusulkan untuk Membuka Pintu Bagi Pelajar Tiongkok, PM: Akan Menimbulkan Kecemasan Publik
Hou You-yi Mengusulkan untuk Membuka Pintu Bagi Pelajar Tiongkok, PM: Akan Menimbulkan Kecemasan Publik

(Taiwan, ROC) --- Calon presiden Kuomintang (KMT), Hou You-yi (侯友宜), mengusulkan untuk membuka pintu secara besar-besaran bagi wisatawan daratan Tiongkok, serta menyambut pelajar setempat untuk belajar dan bekerja di Taiwan, dab memulai kembali negosiasi Perjanjian Perdagangan Jasa dengan Tiongkok.

Menanggapi perencanaan tersebut, Perdana Menteri Chen Chien-ren (陳建仁), menyatakan kekhawatirannya akibat rencana dari Hou You-yi tersebut. Beliau menambahkan bahwa usulan tersebut memerlukan penjelasan lebih lanjut kepada publik. Pemerintah di lain pihak akan terus berupaya mengembangkan hubungan ekonomi dan perdagangan dengan negara-negara di seluruh dunia, bukan hanya fokus pada satu pasar saja.

Baru-baru ini, kandidat presiden dari Partai KMT, Hou You-yi, menyatakan jika terpilih sebagai presiden, maka ia akan membuka pintu secara besar-besaran bagi wisatawan dari daratan Tiongkok, serta menyambut pelajar dan pekerja setempat.

PM Chen menanggapi dengan menyatakan bahwa pandangan Hou You-yi telah menimbulkan banyak kekhawatiran dan perlu untuk dijelaskan lebih lanjut ke hadapan publik. Mengingat kemunduran ekonomi di daratan Tiongkok yang menjadi perhatian internasional dan fenomena modal asing yang mengalir keluar, maka Taiwan sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu pasar saja.

PM Chen Chien-ren mengatakan, "Pemerintah akan berupaya agar ekonomi Taiwan dapat berkembang dengan baik dengan berbagai negara di dunia, dan tidak hanya mengandalkan satu pasar saja. Kami percaya melalui upaya pemerintah dan sektor swasta, kami dapat berbisnis dengan berbagai negara di dunia, sehingga mampu mendorong perkembangan ekonomi Taiwan lebih lanjut."

PM Chen baru-baru ini menyampaikan peringatan kepada publik Taiwan untuk waspada terhadap berbagai cara Tiongkok dalam mencampuri pemilu di Taiwan. Hal ini muncul menyusul investigasi oleh pihak kejaksaan terhadap " Union of Chinese Nationalists " di Kaohsiung, yang diduga merekrut anggota untuk melakukan perjalanan ke Tiongkok, serta menerima undangan dari kantor urusan Taiwan Tiongkok, dan bahkan meminta mereka untuk mendukung kandidat presiden tertentu.

Ada juga kekhawatiran terhadap sejumlah kepala desa yang mengatur perjalanan ke Tiongkok, yang dikhawatirkan sebagai upaya Beijing untuk ikut campur dalam pemilu di Taiwan.

PM Chen mengingatkan bahwa semua orang harus menyadari risiko berkunjung ke Tiongkok, khususnya dengan adanya "Undang-Undang Anti-Spionase" yang sedang dipromosikan di sana.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap taktik campur tangan pemilu dan potensi jebakan yang disiapkan oleh Tiongkok. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan pribadi dan tidak tergoda oleh perjalanan murah yang ditawarkan mereka.

Beliau juga menegaskan bahwa pemerintah mendukung pengembangan hubungan antara Taiwan dengan Tiongkok yang sehat dan teratur. Namun, metode dan cara Tiongkok dalam mencampuri pemilu telah dipahami dan dikelola oleh instansi terkait pemerintah.

Komentar

Terbarumore