History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertemuan Biden-Xi Memengaruhi Jadwal Serangan Terhadap Taiwan, Hsiao Bii-khim: Yakin Dan Perlu Dipastikan Dulu

  • 23 November, 2023
  • 鄭蕙玲
Pertemuan Biden-Xi Memengaruhi Jadwal Serangan Terhadap Taiwan, Hsiao Bii-khim: Yakin Dan Perlu Dipastikan Dulu
Hsiao Bii-khim (蕭美琴) kembali ke Taiwan untuk ikut serta pencalonan dalam pemilu (foto: Rti)

(Taiwan, ROC) Mantan Kepala Kantor Perwakilan ROC di AS, Hsiao Bii-khim (蕭美琴) kembali ke Taiwan untuk ikut serta pencalonan dalam pemilu, setelah menjadi pasangan untuk William Lai (賴清德), maka diumumkan secara resmi pasangan dari parpol DPP adalah William Lai – Hsiao Bii-khim. Hari kamis ini (23/11) Hsiao Bii-khim selaku calon cawapres pemilu 2024 menerima wawancara dari media.

Dalam wawancara media mempertanyakan, mengenai pertemuan Joe Biden- Xi Jin-ping, apakah juga akan memengaruhi serangan terhadap Taiwan pada tahun 2027, 2035, Hsiao Bii-khim mengatakan, dalam pertemuan tersebut Presiden Joe Biden menegaskan dukungan terhadap perdamaian dan stabilitas Laut Taiwan, Taiwan juga mengharapkan agar yang disampaikan oleh Xi Jin-ping terkait tidak ada waktu menyerang Taiwan menjadi “hal yang disampaikan dengan tulus”. Hsiao mengutip pernyataan dari mantan Presiden AS Ronald Reagen, menekankan bahwa Taiwan dengan tulus berharap mencapai kesepakatan lintas selat, yakni status quo untuk perdamaian dan stabilitas laut Taiwan.

Hsiao Bii-khim mengatakan, “pada awal tahun-tahun sebelumnya masa pemerintahan Reagen pernah berdiskusi dengan Uni Soviet, yang disebut “trust but verify”, yang artinya adalah yakin akan tetapi perlu dipastikan, kami bersedia dan menyambut dengan niat baik segala peluang berdamai, akan tetapi kami juga perlu memperkuat diri secara nyata, baru dapat semakin percaya diri dalam menghadapi lintas selat, baru semakin yakin mampu mempertahankan perdamaian dan stabilitas laut Taiwan.”

Di tengah wawancara dari media mempertanyakan bagaimana pandangannya terhadap denda perpajakan yang dikenakan oleh pemerintah RRT terhadap FOXConn? Hsiao merespons, sejak tahun 1996 pertama kali pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat, setiap kali pemilu selalu dapat merasakan bayangan RRT, dapat dirasakan betapa besar tekanan dari RRT yang dihadapi oleh pengusaha Taiwan. Hsiao mengimbau RRT, berharap agar lintas selat bisa memahami, intervensi pemilu demikian, atau tekanan politik yang tidak ada sangkut pautnya terhadap pengusaha dan pasar perdagangan, sehingga tidak kondusif untuk perekonomian kedua belah pihak, sedangkan Taiwan perlu mewaspadainya.

Hsiao Bii-khim menekankan, dia sama seperti sahabat internasional yang pernah dikenakan sanksi, maka berlanjut membela hak kepentingan mereka, mencakup kebebasan, demokrasi, dan hak dasar rakyat Taiwan untuk menentukan masa depan mereka sendiri. Hsiao juga mengatakan cara paling pragmatis dalam menghadapi ancaman adalah dengan terus bekerja sama dengan mitra internasional untuk menjaga status quo perdamaian di Selat Taiwan dan dialog menjadi satu-satunya cara untuk menyelesaikan perbedaan, dan bukan memilih perang.

Komentar

Terbarumore