(Taiwan, ROC) --- Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) memprediksi bahwa semenjak Jumat hari ini (17/11), cuaca akan berubah menjadi kering dan dingin dikarenakan pengaruh massa udara dingin yang datang dari belahan utara bumi yang perlahan menyelimuti Taiwan.
Pada umumnya, kondisi cuaca di berbagai tempat pada hari ini terpantau cerah berawan, hanya kawasan tenggara Taiwan yang diperkirakan akan diguyur hujan singkat sesaat.
Suhu udara di bagian utara dan timur laut Taiwan diperkirakan akan berkisar antara 15oC hingga 17oC, sedangkan di daerah lainnya berkisar antara 18oC hingga 19oC.

Memasuki Jumat siang hari, suhu di daerah Miaoli ke utara, termasuk Yilan dan Hualien, tidak mengalami banyak kenaikan, dengan suhu tertinggi (hangat) berkisar 18oC hingga 20oC.
Di daerah lainnya, suhu tertinggi cenderung menurun dibandingkan kemarin, berkisar antara 22oC hingga 26oC.
CWA mengingatkan bahwa suhu akan lebih dingin ketika menjelang malam hari, dengan perkiraan suhu di daerah utara dan timur laut hanya berkisar 13oC hingga 14oC, sedangkan di daerah lain berkisar antara 16oC hingga 18oC. Diimbau kepada khalayak luas untuk senantiasa menjaga kehangatan tubuh.
Pada Jumat pagi hari ini (17/11), suhu terendah (dingin) terjadi di Yangmei, Taoyuan, dengan kisaran 13,7oC.

Pada hari Sabtu besok, suhu terendah di pagi hari diperkirakan akan lebih dingin lagi. Meski dingin, tetapi massa udara dingin kali ini lebih bersifat kering.
Pada hari Sabtu besok (18/11), cuaca di berbagai daerah umumnya terpantau cerah dengan sinar matahari yang cukup kuat, sehingga siang hari terasa relatif lebih hangat.
Namun, perlu diingat bahwa perbedaan suhu antara siang dengan malam hari sangat signifikan. Taraf perbedaannya bisa mencapai lebih dari 10oC.
Mulai hari Minggu lusa (19/11), massa udara dingin mulai melemah dan cuaca baru akan kembali menghangat.