(Taiwan, ROC) --- Cuaca di Taiwan telah berubah menjadi lebih dingin. Saat ini sudah memasuki fase paling kuat dari angin monsun timur laut yang membawa hawa dingin beserta curah hujan.
Platform pemerhati cuaca "Tytech Taiwan" menyebutkan bahwa pada akhir pekan ini akan ada "dua tontonan utama", yaitu gelombang hawa dingin kuat dari belahan utara bumi bertemu dengan sistem tropis dari selatan.
Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyatakan bahwa cuaca pada Senin hari ini (13/11) akan terpengaruh oleh angin monsun timur laut, mengakibatkan wilayah utara, pantai utara Keelung, dan area Yilan akan diguyur hujan sesaat.
Di samping itu, pada Jumat pekan ini (17/11), akan datang gelombang hawa dingin yang lebih kuat, dengan suhu terendah diperkirakan akan turun hingga 15oC derajat.

CWA menerangkan bahwa semenjak Senin hari ini (13/11) hingga Selasa besok (14/11), suhu udara di wilayah utara dan timur Taiwan diperkirakan akan berkisar 18oC -19oC, sedangkan daerah lainnya berkisar 20oC -21oC.
Sedangkan pada Jumat (17/11), saat gelombang udara dingin tiba, maka suhu akan turun ke kisaran sekitar 15oC.
CWA kembali menambahkan, berdasarkan gambar satelit yang ada saat ini, terlihat ada depresi tropis yang timbul di dekat Guam, dan akan bergerak ke arah barat.
Depresi tropis ini diperkirakan akan berkembang menjadi tekanan rendah tropis, dan bergerak menuju Pulau Luzon di Filipina.