(Taiwan, ROC) Berdasarkan dari sumber informasi (8/11) membeberkan, pertemuan Presiden Joe Biden dan Kepala Negara RRT Xi Jin-ping diagendakan berlangsung di San Fransisco pada tanggal 15 November mendatang, juga menjadi pertemuan pimpinan negara selang 1 tahun.
Menurut sumber dari pejabat pemerintahan dan diplomat AS yang tidak menyebutkan namanya, ia menyampaikan, kedua belah pihak tidak mengumumkan tanggal pertemuan secara resmi, akan tetapi diatur pertemuan akan berlangsung dalam KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).
Kedua pemerintah tidak mengeluarkan pernyataan terbuka untuk pertemuan pimpinan Joe Biden – Xi Jin-ping, namun rencana pertemuan mereka telah tersebar meluas.
Sekjen urusan berita dan media dari Gedung Putih AS, Karine Jean-Pierre pada tanggal 31 Oktober yang lalu mengatakan, pemerintah AS berharap kedua pimpinan negara dapat membangun dialog dalam pertemuan di San Fransisco.
Pertemuan kali ini melanjutkan pembicaraan Joe Biden dan Xi Jin-ping saat pertemuan puncak G20 di Bali pada November 2022, dalam pembahasan panjang lebar memakan waktu yang cukup lama.
Kedua pimpinan bersikap positif terhadap beberapa isu pembicaraan dan menyampaikan, masing-masing tengah mencari cara untuk menghindari konflik.
Akan tetapi, ketegangan terus bermunculan, AS pada awal tahun ini protes dengan balon udara mata-mata RRT, yang melintasi ke zona pertahanan udara AS.
Pihak RRT marah terhadap tekanan yang diberikan oleh AS dan Jepang, termasuk pembatasan chip berteknologi canggih, oleh pihak AS mengkuatirkan Beijing memanfaatkan chip untuk urusan militer.
Berkaitan dengan Taiwan dengan situasi tegang yang semakin memburuk. Pemerintah Beijing menyerukan memiliki otonomi atas demokrasi Taiwan, dan tidak mengesampingkan mempersiapkan militer untuk merebutnya. RRT telah menjalani pelatihan militer skala besar untuk menanggapi kongres AS yang mendukung gerakan Taiwan.