(Taiwan, ROC) --- Suhu udara di kawasan utara Taiwan diperkirakan akan turun semenjak Selasa besok (6/11), terutama untuk kawasan Taipei, New Taipei, Keelung, Taoyuan, dan Yilan yang suhunya diprediksi akan turun sekitar 7oC derajat.
Selain itu, minggu ini juga akan ada gelombang udara dingin yang akan tiba. Dan ini adalah gelombang hawa dingin terkuat sejak awal musim gugur dimulai.
Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyampaikan bahwa suhu pada Senin hari ini (6/11) masih terasa cukup hangat, dengan kisaran suhu terpanas 29oC hingga 30oC untuk kawasan utara dan timur, serta 31oC hingga 32oC untuk wilayah tengah dan selatan.

Namun demikian, mulai Selasa besok (7/11), suhu di bagian utara, timur laut, dan timur Taiwan, akan terasa lebih sejuk pada sepanjang hari.
Penurunan suhu kali ini bisa dikatakan cukup signifikan. Menurut data CWA, suhu udara di kawasan utara Taiwan (Taipei, New Taipei, Keelung, Taoyuan dan Yilan) akan mengalami penurunan suhu yang signifikan pada Selasa esok hari, dengan suhu tertinggi (panas) hanya berkisar 23oC.
Di lain pihak, pakar cuaca dalam negeri, Wu Der-romg (吳德榮) memprediksi bahwa semenjak Jumat pekan ini (10/11), akan ada gelombang angin timur laut yang lebih besar (dingin) dan lembap yang akan menuju ke arah selatan, yang akan berlangsung selama empat hari.
Meski belum dapat dikategorikan sedingin kekuatan massa udara dingin yang sebenarnya, tetapi ini adalah gelombang hawa dingin terkuat sejak musim gugur tahun 2023 dimulai.