(Taiwan, ROC) --- Perundingan koalisi Partai Kuomintang (KMT) dengan Partai Taiwan People’s Party (TPP) berlangsung pada Senin pagi hari ini (30/10). Dimana Ketua Partai KMT, Eric Chu (朱立倫), dan Ketua Partai TPP yang sekaligus adalah kandidat presiden, Ko Wen-je (柯文哲) , akhirnya muncul bersama di depan publik.
Kedua pihak akan bernegosiasi untuk membentuk 'Pemerintahan Bersama', berusaha memaksimalkan jumlah kursi legislatif yang mereka peroleh, serta membahas cara menetapkan kandidat presiden yang paling maksimal.
Koalisi antara partai KMT dengan TPP, juga dikenal dengan istilah koalisi Biru-Putih. Sebelumnya, koalisi Biru-Putih hampir buyar karena Partai KMT dan Partai TPP memiliki perbedaan pendapat perihal penetapan posisi kandidat yang paling sesuai.
Kubu biru bersikeras untuk melakukan pemilihan pendahuluan secara terbuka, sementara kubu putih terus-menerus menyerukan mekanisme jajak pendapat nasional.
Kandidat presiden dari Partai Kuomintang, Hou You-yi (侯友宜), mengajukan usul untuk melakukan konsultasi partai. Usulan ini diterima oleh Ko Wen-je, dan hari ini kedua pemimpin partai akhirnya bertemu untuk bernegosiasi.

Sumber Foto: TVBS News
Sebelum melangsungkan perundingan resmi, keduanya memberikan wawancara singkat ke hadapan pers pada Senin pagi (30/10).
Ko Wen-je mengatakan, "Hari ini kami berharap dapat mencapai hasil terbaik untuk Taiwan. Detailnya akan kami diskusikan lebih lanjut dengan Eric Chu. Kami adalah teman lama, semoga kami bisa mencapai hasil yang baik."
Di lain pihak, Eric Chu mengatakan, "Ini adalah era baru demokrasi Taiwan. Masa di mana satu partai mendominasi telah berakhir. Kerja sama antara partai biru dan putih, memiliki makna bahwa kita harus saling mengakomodasi dan mengintegrasikan keberagaman. Meski ini sulit, saya dan Ketua Ko Wen-je memiliki pengalaman bekerja sama di Taipei dan New Taipei selama bertahun-tahun. Hari ini rasanya seperti kembali ke 8 tahun yang lalu, mari kita bekerja keras dan saling memberikan semangat."