History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Musim Dingin Tahun Ini akan Lebih Hangat? Ini Penjelasannya!

  • 28 October, 2023
  • 尤繼富
Musim Dingin Tahun Ini akan Lebih Hangat? Ini Penjelasannya!
Musim Dingin Tahun Ini akan Lebih Hangat? Ini Penjelasannya!

(Taiwan, ROC) --- Suhu udara di beberapa kawasan Taiwan terpantau sedikit lebih sejuk pada dua hari belakangan ini, terutama untuk area yang berada di utara Taiwan.

Namun demikian, pada Kamis dan Jumat kemarin, suhu tertinggi (panas) di Taipei dan New Taipei masih mendekati angka 30oC.

Menanggapi hal di atas, Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) menyatakan bahwa cuaca pada sepanjang tahun ini akan dipengaruhi oleh fenomena El Niño, sehingga hawa sejuk pada bulan Oktober sedikit lebih lemah.

Dan secara keseluruhan, musim gugur dan musim dingin tahun ini akan cenderung lebih hangat. Di masa lalu, suhu biasanya akan turun ke angka belasan pada akhir Oktober, tetapi tahun ini kemungkinan harus menunggu hingga November untuk melihat suhu berada di bawah angka 20oC.

CWA mengatakan bahwa karena fenomena La Niña tahun lalu yang menyebabkan musim dingin datang lebih awal, dan tahun ini La Niña berakhir dengan El Niño mengambil alih.

Hal ini yang kemudian menyebabkan tekanan tinggi perairan Pasifik di daerah tropis menjadi lebih kuat, sehingga mengurangi aktivitas udara dingin saat mendekati Taiwan.

Oleh karena itu, hawa sejuk pada musim dingin bulan Oktober tahun ini sedikit lebih lemah, dan secara keseluruhan musim gugur dan musim dingin cenderung lebih hangat.

Berdasarkan data beberapa tahun belakangan, saat fenomena El Niño terjadi pada tahun 2015 dan 2016, suhu terendah (dingin) yang tercatat di stasiun cuaca kota Taipei pada bulan Oktober masih berada di angka dua puluhan derajat celcius.

Kapan suhu udara akan berada di bawah 20oC?

Menjawab pertanyaan di atas, CWA menyampaikan, dikarenakan pengaruh El Niño pada tahun ini, maka diprediksi, suhu baru akan menyentuh di bawah 20oC saat memasuki bulan November.

Berdasarkan data CWA, fenomena suhu di bawah 20oC yang tercatat oleh stasiun cuaca kota Taipei pada bulan November, pernah terjadi pada tahun 2001, 2006, 2007, 2008, 2015 dan 2016.

Khusus untuk tahun 2015 dan 2016, kedua tahun tersebut tercatat sebagai tahun dimana fenomena El Niño terjadi.

Fakta bahwa suhu tahun ini turun lebih lambat memiliki keterkaitan yang besar dengan tahun El Niño, dan diperkirakan suhu musim dingin hingga Januari tahun mendatang juga akan cenderung lebih hangat.

Apa itu El Nino dan La Nina

Catatan:

El Nino adalah peristiwa meningkatnya suhu permukaan air laut di Samudra Pasifik di bagian timur. Hal tersebut menyebabkan air permukaan laut yang lebih hangat (disebut sebagai kolam panas) bergeser dari bagian barat Samudra Pasifik ke arah timur (dekat Peru, Amerika Selatan).

La Nina adalah peristiwa menurunnya suhu permukaan air laut di Samudra Pasifik bagian timur. Sehingga, kolam panas bergeser dari bagian timur Samudra Pasifik (dekat Peru) ke arah barat.

Komentar

Terbarumore