History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Larangan Penggunaan Kata Nasional Taiwan Dalam Pameran Pendidikan Tinggi di Hongkong

  • 25 October, 2023
  • 尤繼富
Larangan Penggunaan Kata Nasional Taiwan Dalam Pameran Pendidikan Tinggi di Hongkong
Larangan Penggunaan Kata Nasional Taiwan Dalam Pameran Pendidikan Tinggi di Hongkong

(Taiwan, ROC) -- Asosiasi Perekrutan Bersama Luar Negeri akan menyelenggarakan pameran pendidikan tingkat tinggi di Hongkong, tersiar kabar pihak pemerintah Hongkong meminta untuk tidak dapat mengunakan “nasional” dalam keikutsertaan pameran. Menteri Pendidikan Pan Wen-chung (潘文忠) hari ini (25/10) menyampaikan, mendorong agar universitas dan sekolah kejuruan untuk merekrut murid dari luar negeri, tetapi prosedur pengajuan tetap harus pada standar nasional yang ada, tidak boleh direndahkan.

Komite Asosiasi Perekrutan Bersama Luar Negeri akan menyelenggarakan “Pameran Pendidikan Tingkat Tinggi dan Kreatif Kudapan Taiwan-HOngkong 2023” di Hongkong pada tanggal 27 – 28 Oktober 2023 mendatang, dan tersiar kabar pihak berwenang Hongkong meminta sekolah negeri Taiwan untuk tidak menggunakan kata “nasional” dalam penulisan nama sekolah selama pameran. Setelah melalui evaluasi dari Dewan Urusan Daratan Tiongkok dan Kementerian Pendidikan, maka sekolah negeri Taiwan tidak jadi berpartisipasi dan hanya tersisa 39 sekolah yang akan berangkat ke Hongkong untuk pameran kali ini.

Menteri Pendidikan Pan Wen-chung dalam wawancara media sebelum rapat interpelasi di Yuan Legislatif hari ini menyampaikan, mendukung universitas dan sekolah kejuruan untuk mencari murid di luar negeri, tetapi dalam proses perekrutan harus htetap menjaga standar nasional yang ada, apabila ada pihak, kawasan atau negara yang menggunakan hal ini untuk merendahkan nama “kalau begiti kita tidak boleh menerimanya”, Kementerian Pendidikan juga akan mengingatkan tiap-tiap universitas yang ada.

Kementerian Pendidikan beberapa hari lalu memberikan penjelasan tertulis, subsidi yang dikucurkan dari Kementerian Pendidikan maupun pemerintah untuk pembuatan barang-barang periklanan, perekrutan murid dan segala sesuatu terkait harus memperlihatkan nama sekolah secara lengkap, dan telah menyampaikan hal ini kepada pihak Hongkong melalui Asosiasi Perekrutan Bersama Luar Negeri.

Kementerian Pendidikan mengungkapkan, mempertimbangkan situasi keamanan politik di Hongkong, dan untuk menjamin keamanan dari para peserta pameran untuk itu menyarankan agar sekolah negeri untuk tidak mengikuti pameran ini.

Komentar

Terbarumore