(Taiwan, ROC) - Foxconn Taiwan, pemasok terbesar iPhone Apple, tanggal 22 dilaporkan telah menjadi subjek audit pajak dan peninjauan penggunaan lahan oleh pemerintah Tiongkok. Insiden ini segera memicu dugaan apakah terkait dengan pencalonan pendiri Foxconn Terry Gou (郭台銘) sebagai calon independen pemilihan umum presiden Republik Tiongkok 2024.
Atas isu ini, Perdana Menteri Chen Chien-jen (陳建仁) menegaskan, pemerintah telah menghubungi Foxconn untuk menyelami situasi dan siap-siap menjadi pendukung terkuat.
Saat menghadiri Peringatan 30 Tahun Cahaya Pertama di Pusat Penelitian Radiasi Sinkrotron Nasional (NSRRC) pada hari Senin, Chen mengatakan, “Atas isu dikenakannya audit pajak dan peninjauan penggunaan lahan pada perusahaan Taiwan di Tiongkok, instansi terkait kami telah menghubungi pihak Foxconn pada waktu pertama, berharap bisa memberi bantuan yang diperlukan. Taiwan akan segera memasuki masa pemilihan presiden, dan pemerintah akan terus memerhatikan kebutuhan bisnis Taiwan dan terus mendukung teman-teman pengusaha Taiwan.” 《外231023-01-陳建仁(男)》
Sementara itu, perihal isu yang sama, Menteri Ekonomi Wang Mei-hua (王美花) hari Senin mengungkapkan bahwa Kementerian Ekonomi telah menghubungi pihak Foxconn sejak Sabtu, dan melalui informasi yang diterima, yakin bahwa Foxconn akan bisa menangani masalah ini.
Menteri Wang mengatakan, “Isu-isu terkait, apakah ada penindasan politik, saya rasa rakyat Taiwan semuanya sedang memerhatikannya. Bagi kami di Kementerian Ekonomi, yang lebih diprihatinkan adalah memastikan pengusaha tidak mendapat perlakuan tak pantas, baik di Taiwan mau pun di tempat lain.” 《外231023-06-王美花(女)》
Di lain pihak, periset Institut Penelitian Ekonomi Taiwan (TIER) Chiu Ta-sheng (邱達生) beranggapan, aksi Tiongkok kali ini akan sekali lagi menimbulkan kesangsian di antara investor asing yang berinvestasi di Tiongkok, dan kalau pada akhirnya memaksa Foxconn menarik kapital dari Tiongkok dan mengalihkannya ke Asia Tenggara, kerugian juga akan dialami Tiongkok sendiri.