(Taiwan, ROC) --- Depresi tropis yang berkembang di permukaan laut timur Filipina, telah resmi menjadi taifun bernama "Koinu" pada Sabtu dini hari (30/9), pukul 02:00. Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) mengatakan, karena pengaruh tekanan tinggi perairan Pasifik, membuat jalur taifun masih penuh ketidakpastian.
Jika taifun tersebut bergerak ke arah utara, maka peringatan tidak akan dikeluarkan. Namun, jika taifun terus bergerak ke arah barat, mungkin akan berdampak langsung ke Taiwan.
Diperkirakan pada hari Rabu (4/10) dan Kamis (5/10) minggu depan, dampak taifun ini akan terasa signifikan terhadap Taiwan.

Prediksi pergerakan Taifun Koinu.
Cuaca cerah mendominasi liburan perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur, membuat banyak warga yang kemudian memanfaatkan kesempatan untuk berlibur atau pulang kampung.
Namun, saat liburan berakhir minggu depan, cuaca mungkin akan berubah. Di perairan timur Filipina, depresi tropis TD16 telah terkonfirmasi menjadi taifun ke-14 tahun ini, "taifun Koinu", pada Sabtu dini hari (30/9), pukul 02:00.
Pakar CWA, Chao Hung (趙竑), mengatakan, "Setelah udara dingin sedikit melemah, membuat tekanan tinggi Pasifik meluas hingga ke barat. Gerakan menuju barat akan menjadi kian jelas, dan taifun tersebut akan mendekati Taiwan. Diperkirakan setelah tanggal 4 Oktober 2023, dampak taifun ini terhadap Taiwan akan semakin terlihat."
Dipengaruhi tekanan tinggi dari perairan Pasifik, membuat jalur taifun kian tidak pasti. Jika terus bergerak ke arah barat, maka taifun Koinu berkemungkinan akan langsung mempengaruhi Taiwan.
CWA memperkirakan bahwa pada Rabu (4/10) dan Kamis (5/10) pekan depan, Taifun Koinu akan berada di jarak paling dekat dengan Taiwan.
Chao Hung menambahkan, “Peringatan taifun untuk kawasan perairan mungkin akan dirilis pada tanggal 3 dan 4 Oktober 2023. Dan pada tanggal 5 Oktober 2023, kekuatan taifun mungkin akan berkembang menjadi menengah, dan cuaca di sekitar Taiwan akan terpengaruh, menjadi lebih tidak stabil."
Dan menurut prakiraan cuaca dari tujuh negara dunia, termasuk Taiwan, Jepang, Amerika Serikat, Tiongkok, Korea Selatan, Hong Kong, dan Filipina, jalur taifun diperkirakan akan bergerak ke barat laut mulai Senin pekan mendatang (2/10).
CWA juga memperkirakan, ketika taifun mendekat pada hari Rabu pekan depan, curah hujan di Taiwan akan meningkat signifikan. Seiring berakhirnya liburan panjang, masyarakat disarankan untuk tetap waspada dan selalu memperhatikan perubahan cuaca yang ada.